Beranda Akses Gubernur Jambi Apresiasi TNI-Polri Atas Penangkapan 45 Anggota SMB

Gubernur Jambi Apresiasi TNI-Polri Atas Penangkapan 45 Anggota SMB

JAMBI, AksesNews – Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengapresiasi kepada penegak hukum Jambi yang mana terdiri dari satuan Polda Jambi dan Korem 042/Gapu atas penangkapan 45 orang anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB) pada 18 Juli 2019 kemarin.

Anggota SMB ini melakukan kriminal, perambahan hutan, perusakan dan penjarahan fasilitas kantor perusahaan serta tindakan penganiayaan terhadap anggota masyarakat karena perusahaan dan bahkan terhadap aparat TNI-Polri yang melaksanakan tugas.

“Saya sangat mengapresiasi upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Jambi dan TNI. Negara harus hadir tidak boleh kalah terhadap aksi-aksi kriminal dan premanisme. Tindakan perusakan, penjarahan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Muslim dan kelompoknya sungguh telah melampaui batas,” kata Fachrori, Jumat (19/07/2019).

Sebelum aksi-aksi pengrusakan, penjarahan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Muslim Cs, Fachrori mengungkapkan sebenarnya Pemerintah (Pemprov) Provinsi Jambi beserta unsur forkopimda yang tergabung dalam tim terpadu penanganan konflik sosial Sejak satu setengah tahun yang lalu, telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan upaya mediasi dan dialog dengan kelompok SMB ini.

“Untuk mencari solusi terhadap konflik yang terjadi antara kelompok SMB dengan pihak perusahaan PT WKS, maka tim terpadu penanganan konflik sosial Provinsi Jambi telah menyusun rencana aksi penanganan konflik dalam rangka upaya penyelesaian konflik secara damai,” jelas Fachrori.

Namun, pihak SMB tidak konferatif dan tidak pernah hadir saat diundang rapat oleh tim terpadu. Pemprov Jambi tetap mengupayakan dengan mengunjungi Muslim ini dan kelompoknya di lokasi yang bersangkutan di distrik VIII, Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari.

“Hal itu dilakukan, demi terwujudnya dialog, akan tetapi tetap saja muslim dan kelompoknya selalu memaksakan kehendak justru melakukan tindakan-tindakan anarkis yang justru menjadi kontraproduktif,” lanjutnya.

Fachrori pun mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Jambi. Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi tetap kondusif serta mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum terhadap Muslim dan kelompoknya kepada Polda Jambi. (Alpin)