Lebih Dekat dengan ‘Si Pongi’ Sang Pejuang Langit Biru

Oleh: Nurfaidah, S.Pd.SD, M.Pd

JAMBI, AksesNews – Edukasi tentu saja memiliki makna yang berkaitan dengan pembelajaran bermakna yang syarat akan ilmu. Tentu saja pembelajaran yang hanya monoton didalam kelas dengan segudang kegiatan yang hanya itu-itu saja akan membuat peserta didik menjadi bosan dan tidak menarik.

Dengan adanya suasana bosan ataupun tidak menarik ini, bagi seorang guru yang inovatif tentu saja menjadi tugas penting dalam mengelola kelas menjadi menarik yaitu salah satunya dengan strategi pembelajaran yang inovatif. Misalnya melalui sebuah percobaan, project, kunjungan edukasi yang dikemas dengan games/ permainan yang menarik.

Pembelajaran menarik yang dikemas sedemikian rupa akan berdampak pada hasil pemahaman peserta didik. Salah satunya adalah kunjungan edukasi atau outing class. Kunjungan edukasi bagi peserta didik sekolah dasar merupakan salah satu bentuk pembelajaran inovatif yang memungkinkan siswa untuk belajar di luar kelas dan memperoleh pengalaman langsung tentang topik tertentu.

Kunjungan edukasi dirancang untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum sekolah. Tujuan tersebut bisa beragam, mulai dari mempelajari tentang alam, lingkungan, sejarah lokal, hingga memahami konsep-konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti halnya destinasi yang dipilih untuk outing class peserta didik kelas 5 SDN.131/IV Kota Jambi ini adalah berkunjung ke Manggala Agni DAOPS IX Kota Jambi, Selasa (27/02/2024) lalu. Manggala Agni adalah tim atau badan penanggulangan kebakaran yang dibentuk oleh pemerintah untuk membantu memadamkan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Mereka dilengkapi dengan peralatan dan pelatihan khusus untuk menangani kebakaran, termasuk helikopter air dan tim darat yang siap bertindak cepat ketika kebakaran terjadi. Jadi, Manggala Agni memiliki peran penting dalam melindungi hutan dan lahan dari kebakaran dengan cara memberikan respons cepat untuk memadamkan api, serta melakukan upaya pencegahan seperti patroli dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Outing class ini juga terintegrasi dengan materi pembelajaran dikelas yaitu tentang perubahan lingkungan khususnya kebakaran hutan dan lahan. Selama ini peserta didik hanya mengetahui bahwa kebakaran yang terjadi selama ini baik kebakaran tempat, bangunan ataupun hutan ditangani oleh hanya satu instansi pemadam kebakaran. Ternyata penanganan untuk karhutla berbeda instansi dan standar prosedur sendiri.

Kegiatan outing class ini sangat menginspirasi dan menarik minat belajar peserta didik. Bagaimana tidak menarik dan membuat mereka antusias, jika kegiatan dan aktifitas menarik disajikan oleh tim Manggala Agni. Yaitu berupa nonton bareng video kegiatan tim Manggala Agni saat penanganan dan keseharian mereka, demonstrasi, berkunjung langsung dan berkenalan dengan peralatan pemadam mereka, games seru, tanya jawab dan langsung praktik simulasi memadamkan api.

Kunjungan edukasi memberikan kesempatan yang berharga bagi peserta didik untuk belajar dengan cara yang lebih mendalam dan menyenangkan, sambil mengembangkan keterampilan sosial, keterampilan observasi, dan pengalaman langsung yang dapat memperkaya pemahaman mereka tentang dunia di sekitar mereka.

Setelah kunjungan, peserta didik diberikan waktu untuk merefleksikan apa yang telah dipelajari. Guru bisa memimpin diskusi atau kegiatan secara tertulis untuk menggali pemahaman siswa tentang pengalaman mereka. Selain itu, ada juga evaluasi terhadap pembelajaran yang dicapai selama kunjungan.

PENULIS: Guru SDN.131/IV Kota Jambi, Nurfaidah, S.Pd.SD, M.Pd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here