Beranda Akses Musim Asap, Warga Jambi Kenakan Masker Saat Lomba Panjat Pinang

Musim Asap, Warga Jambi Kenakan Masker Saat Lomba Panjat Pinang

JAMBI, AksesNews – Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia, mulai dari lomba makan kerupuk, balap karung, panjat pinang, hingga pawai budaya di beberapa kota, dan perlombaan-perlombaan lainnya.

Hampir diseluruh penjuru Indonesia masyarakat menggelar lomba panjat pinang setiap tahunnya di hari kemerdekaan Republik Indonesia, begitu juga di Provinsi Jambi. Setiap peserta akan memperebutkan hadiah yang digantung di tiang tinggi untuk dipanjat.

Namun, perlombaan panjat pinang di Kota Jambi sepertinya ada yang sedikit berbeda. Tak seperti panjat pinang pada umumnya, para peserta lomba panjat pinang di Blok C Perumnas Aurduri, Kota Jambi mengenakan masker.

Bukan tanpa alasan mereka menggunakan masker, pasalnya sejak beberapa hari terakhir kabut asap mulai menyelimuti Kota Jambi akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Jambi dan provinsi tetangga seperti Riau dan Sumatra Selatan.

Meskipun dalam kondisi kabut asap dan debu akibat Karhutla, tak mematahkan semangat mereka untuk mengikuti peelombaan panjat pinang. Perlombaan itu tidak hanya diikuti oleh pemuda dan anak-anak saja, tetapi juga diikuti oleh emak-emak di Perumahan Aurduri, Kota Jambi.

Ketua Panitia Pelaksana Panjat Pinang, Rudi mengatakan, bahwa penggunaan masker oleh para peserta dilakukan guna mengantisipasi udara yang sedang tidak sehat akibat dampak Karhutla yang tengah melanda Provinsi Jambi.

“Kita gunakan masker biar kondisi kesehatan tetap terjaga. Perlombaan ini sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam rangka perayaan Dirgahayu RI ke-74. Sementara itu untuk pendanaan sendiri didapat dari sumbangan warga,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada pemerintah dan instansi terkait agar dapat mengatasi kondisi kabut asap yang saat ini sangat terasa dan mengganggu aktivitas. Semoga kabut asap segera bisa teratasi dengan cepat, agar kondisi kesehatan masyarakat juga terjaga. (Bjs/WA)

DRadio 104,3 FM Jambi