Beranda Akses KPK Resmi Tahan 3 Anggota DPRD Jambi Terkait Suap RAPBD 2018

KPK Resmi Tahan 3 Anggota DPRD Jambi Terkait Suap RAPBD 2018

JAKARTA, AksesNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan 4 (empat) tersangka kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Tahun 2018.

Para tahanan tersebut, terdiri dari 3 (tiga) anggota DPRD Jambi, yakni Zainal Abidin, Effendi Hatta dan Muhammadiyah, serta seorang pihak swasta bernama Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Zainal dan Effendi dijebloskan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Guntur, sedangkan Muhammadiyah dan Joe ditahan di Rutan Cabang KPK di Kavling K4. Mereka ditahan selama 20 hari.

“Terhadap para tersangka ini juga diklarifikasi dugaan perbuatan mereka, menerima ataupun memberikan uang terkait dengan proses pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (18/07/2019).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 13 orang tersangka, termasuk 4 orang tersebut. Sebanyak 12 orang diantaranya berasal dari anggota DPRD Jambi, berikut daftarnya:

1. Cornelis Buston (CB), Ketua DPRD

2. AR Syahbandar (ARS), Wakil Ketua DPRD

3. Chumaidi Zaidi (CZ), Wakil Ketua DPRD

4. Sufardi Nurzain (SNZ), pimpinan Fraksi Golkar

5. Cekman (C), pimpinan Fraksi Restorasi Nurani

6. Tadjudin Hasan (TH), pimpinan Fraksi PKB

7. Parlagutan Nasution (PN), pimpinan Fraksi PPP

8. Muhammadiyah (M), pimpinan Fraksi Gerindra

9. Zainal Abidin (ZA), Ketua Komisi III

10. Elhelwi (E), anggota DPRD

11. Gusrizal (G), anggota DPRD

12. Effendi Hatta (EH), anggota DPRD

Anggota DPRD itu diduga menerima suap dari Zumi Zola selaku Gubernur Jambi untuk menyetujui Rancangan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.

Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus suap dan gratifikasi yang menjerat Zumi Zola. Zumi terjerat kasus penerimaan gratifikasi senilai Rp 44 miliar. Tak hanya itu, ia diduga menyuap sejumlah anggota DPRD Jambi sebesar Rp 16,340 miliar.

Sementara Joe Fandy Yoesman alias Asiang adalah rekanan proyek di Provinsi Jambi. Asiang diduga merupakan pihak swasta yang diduga menjadi penyandang dana suap sebesar Rp 5 miliar kepada Zumi Zola untuk DPRD Jambi.

Nama Asiang sudah tercantum dalam dakwaan sebagai salah satu pihak pemberi gratifikasi kepada Zumi. Berdasarkan dakwaan Zumi, total gratifikasi yang diberikan Asiang adalah Rp 9,5 miliar dan USD 30 ribu atau Rp 436.500.000 (kurs Rp 14.550) serta Mobil Toyota Alphard Nomor Polisi D 1043 VBM.

SUMBER: kumparan.com

DRadio 104,3 FM Jambi