Beranda Akses Soal Temuan BPK di Pembagunan Pasar Sengeti: Kerugian Negara Capai Rp 60...

Soal Temuan BPK di Pembagunan Pasar Sengeti: Kerugian Negara Capai Rp 60 Juta!

MUAROJAMBI, AksesNews – Terkait adanya temuan dan pemeriksaan BPK RI pada pembangunan Pasar Sengeti masih menjadi pertanyaan masyarakat sudah sebatas mana tindak lanjutannya oleh pihak terkait, hingga saat ini item yang menjadi temuan belum ada kejelasan, Senin (18/01/2021).

Tidak hanya Kepala Inspektorat Muaro Jambi, Budhi Hartono yang terkesan membela pelaksana dan terkesan tutup mata, yang mana Budhi Hartono mengaku tidak mengetahui secara terperinci item, jumlah, serta kelanjutan proses temuan BPK tersebut, juga LHP diserahkan kepada PUPR Inspektorat hanya memfasilitasi.

Sementara itu, Tamzil Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi, mengatakan jika pihak PUPR hingga saat ini belum menerima LHP dari BPK, karena LHP itu terlebih dahulu diberikan BPK ke Inspektorat dan PUPR belum menerima laporan dari Inspektorat.

“Itu wewenang Inspektorat, APIP kan adanya di Inspektorat BPK kan pertamanya ke sana tidak boleh langsung ke sini, dan PUPR belum mendapat laporan hasil pemeriksaan LHP KPKRI. Namun, kerugian negara sekitar Rp 60 juta,” jelas Tamzil.

Pembangunan Pasar Sengeti Jadi Temuan BPK, Inspektorat: Itu Hal yang Biasa

Terpisah, Ahmad Fauzan Kasi Intel Kejari Muaro Jambi membenarkan jika adanya laporan masuk terkait temuan BPK soal pembangunan Pasar Modern Sengeti. Namun terkait hal itu, ia juga belum mengetahui secara pasti apakah laporan langsung ke Kejati atau ke Kejari Jambi?

“Sudah, dan saya akan berkoordinasi dengan BPK. Kemarin ada empat paket pasar dari Kejati yang turun ke Kejari. Namun Apakah termasuk paket Pasar Sengeti, saya belum tahu, karena saya belum memonitor,” jelas Kasi Intel Kejari.

(Duha)

DRadio 104,3 FM Jambi