Beranda Akses Kasus Covid-19 di Jambi Mulai Melandai

Kasus Covid-19 di Jambi Mulai Melandai

JAMBI, AksesNews – Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan masih banyak rumah sakit di Provinsi Jambi yang belum mempunyai peralatan medis yang memadai. Meski demikian, Provinsi Jambi saat ini dalam penanganan Pandemi Covid-19, sudah mulai melandai, Rabu (17/11/2021).

Menurut Al Haris, salah satu penyebab belum maksimalnya pelayanan kesehatan di Provinsi Jambi, di antaranya karena sumber daya manusia (SDM) yang menangani bidang tersebut, masih kurang. Saat ini, kondisi rasio dokter dengan masyarakat tidak ideal. Apalagi jumlah dokter saat ini semakin berkurang, di banding dengan jumlah penduduk di Provinsi Jambi.

“Dalam menyikapi kejadian Covid-19 atau wabah yang terjadi di Provinsi Jambi, memang kita belum memiliki standar rumah sakit yang layak untuk melayani masyarakat di serang wabah, terutama dokternya, kita masih minim mempunyai dokter ektemologi dan dokter spesialis masih kurang,” jelasnya.

Al Haris mencontohkan, pasien Covid-19 dirujuk kesalah satu rumah sakit yang berada di Jambi, tetapi rumah sakitnya tidak mempunyai dokter paru-paru, ini seharusnya ada. Untuk itu, perlu ada Pemerintah Pusat untuk menurunkan dokter spesialis ke daerah.

“Tujuan kita disini ketika rumah sakit daerah tidak mampu dari segi pembiayaan, disinilah peran pemerintah pusat untuk membantu rumah sakit daerah, termasuk mengirim dokter spesialis atau ahli,” pinta Al Haris.

Selain itu, Al Haris juga meminta untuk membantu Provinsi Jambi dalam memenuhi standar rumah sakit, rumah sakit standar B, apa-apa saja yang harus di lengkapi, dan standar C apa apa saja yang harus dipenuhi agar dapat memenuhi standar dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Rumah sakit swasta minta tidak diminta dalam penanganan Covid-19 harus siap. Ada beberapa rumah sakit yang tidak mau menerima pasien Covid-19, inikan sudah menjadi tugas kita bersama dalam pengobatannya, untuk itu perlu ada penegasan juga,” ungkapnya

Dalam penanganan Covid-19, Provinsi Jambi sudah mulai melandai, ada 3 daerah masih level III, tetapi sudah zona kuning, karena vaksinya belum mencapai target, selain itu sudah level II, dikarenakan ada beberapa daerah vaksinnya belum mencapai 50 persen. Untuk Kota Jambi, Batanghari dan Tebo sudah level I, karena vaksinnya sudah mencapai 60 persen. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi