Beranda Akses Datang ke Jambi, Haris Pertama: Musda KNPI di Rumah Dinas Gubernur Tidak...

Datang ke Jambi, Haris Pertama: Musda KNPI di Rumah Dinas Gubernur Tidak Sah!

JAMBI, AksesNews – Belum lama ini, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jambi yang dilaksanakan oleh Noer Fajriansyah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (13/11/2019) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama dengan tegas mengatakan bahwa, Musda KNPI Provinsi Jambi tersebut tidak sah. Hal ini karena, tidak adanya surat resmi dari DPP KNPI.

“Ketua yang sah adalah yang terpilih dalam kongres yang diselenggarakan di Bogor. Ketua yang sah, bukan yang mempunyai SK dari Kemenkumham,” kata Haris, Minggu (17/11/2019) sore.

Lanjut Haris, didalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI tidak disebutkan bahwa ketua yang sah adalah yang mempunyai SK Kemenkumham.

“Dalam AD/ART KNPI tidak ada menyebutkan ketua DPP yang sah adalah yang mempunyai SK Kemenkumham. Jika ketua yang sah yang mempunyai SK Kemenkumham, untuk apa dilakukan Kongres,” tegasnya.

Dari hasil kongres, bahwa dirinya memperoleh suara sebanyak 84 suara, sedangkan calon yang satunya mendapatkan suara sebanyak 82 suara. “Suara abstain 1,” sebutnya.

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan Ketua Umum OKP Nasional yang ada DPD, OPD di Daerah Provinsi Jambi, untuk mengeluarkan surat bahwa tidak boleh mengakui kepengurusan KNPI yang baru dilaksanakan di Jambi,” jelasnya.

Selain itu, Haris Pertama juga akan menghadap Gubernur Jambi secara langsung untuk menjelaskan bahwa DPP KNPI tidak pernah mempunyai Ketua Umum yang bernama Noer Fajriansyah.

“Saya datang kesini, hanya menjelaskan kepada kawan-kawan OKP, dan juga saya akan melayangkan surat kepada Gubernur Jambi. Karena surat sudah saya layangkan bahwa saya sendiri yang akan bertemu Gubernur Jambi,” ungkapnya.

Tak sampai disitu, Haris Pertama juga meminta kepada OKP untuk bersama-sama dengan Ketua DPD KNPI Provinsi Jambi untuk memperjuangkan kebenaran, karena dianggap telah terjadi penyesatan terhadap Gubernur Jambi.

“Jadi yang terjadi di KNPI, ini juga sudah dilakukan pelaporan. Kita juga sudah melakukan gugatan kepada salah satu notaris yang menangani SK Kemenkumham DPP KNPI, bahwa SK itu dicuri oleh seseorang untuk diberikan kepada Noer Fajriansyah,” pungkasnya. (Bara)

DRadio 104,3 FM Jambi