Beranda Akses Insentif Nakes Cair, Direktur RSUD Raden Mattaher Tak Jadi Dipecat

Insentif Nakes Cair, Direktur RSUD Raden Mattaher Tak Jadi Dipecat

JAMBI, AksesNews – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher berangsur-angsur membayarkan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes). Sampai saat ini insentif yang sudah dicairkan, yakni bayaran selama 5 bulan.

Direktur RSUD Raden Mattaher, dr. Ferry Kusnadi menyampaikan memang pihaknya mencairkan insentif nakes selama 5 belum terlebih dahulu. Ke depannya, nakes di RSUD bakal menerima insentif selama 2 bulan.

“Kita bayarkan untuk menepati janji dulu, karena janjinya kita bayarkan 5 bulan dulu, yakni dari Januari sampai Mei. InsyaAllah nanti di bulan depan kita bayarkan untuk 2 bulan insentif,” katanya, Selasa (17/08/2021).

Ia mengatakan ada sekitar 700 nakes di RSUD yang menerima insentif. Masing-masing nakes mendapatkan insentif dengan nilai yang berbeda, sesuai dengan profesi, dan jumlah kehadirannya untuk bertugas.

“Seperti yang dikatakan Presiden RI, dokter spesialis mendapatkan Rp 15 Juta, dokter umum mendapatkan Rp 10 Juta, perawat mendapatkan Rp 7,5 Juta. Tapi bergantung dengan kehadirannya juga,” ujarnya.

Dana insentif ini, kata Ferry, berasal dari refocusing atau pemusatan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi. Sedangkan dana yang dikeluarkan untuk insentif salama 5 bulan berkisar Rp 8 Miliar.

Ia berjanji bakal membayarkan sisa insentif tersebut dengan mengajukan ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi.

“Semua sudah kita bayarkan untuk lima bulan pada hari Senin kemarin, (16/08/2021). Kemungkinan awal bulan depan akan kita bayarkan lagi,” tutur Fery.

Al Haris ke Direktur RSUD: Kalau Sampai Nakes Mogok, Kamu Saya Pecat!

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Jambi Al Haris mendatangi RSUD Raden Mattaher, setelah mendengar kabar insentif nakes belum dicairkan. Al Haris mendesak Direktur RSUD Raden Mattaher untuk segera mencairkan insentif itu. Kalau sampai nakes mogok kerja, direktur akan dipecat.

Namun, perlu diketahui keterlambatan pencairan insentif nakes di RSUD Raden Mattaher, juga karena menunggu pemusatan anggaran untuk penanganan Covid-19 diselesaikan Pemerintah Provinsi Jambi.

Tidak heran, insentif nakes di RSUD Mattaher yang terlambat dibayarkan sempat mencapai 7 bulan lamanya. (Sob/Jmk)

DRadio 104,3 FM Jambi