Beranda Akses Polda Jambi Hentikan Aktivitas ‘Illegal Drilling’ di Sarolangun

Polda Jambi Hentikan Aktivitas ‘Illegal Drilling’ di Sarolangun

JAMBI, AksesNews – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menghentikan aktivitas illegal drilling. Kali ini di area milik Perusahaan HTI, Desa Jatibaru, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Dalam operasi penertiban itu, polisi yang dikerahkan berhasil menangkap 17 orang diduga pekerja illegal drilling. Belasan orang ini dibawa ke Mapolres Batanghari untuk penyidikan.

Dari 17 orang yang berhasil ditangkap, ada 10 orang ditetapkan sebagai tersangka. Sebagian besar dari mereka asalnya dari Kota Jambi.

“Setelah dilakukan pendalaman ,dan pemeriksaan, kita tetapkan 10 orang tersangka. Untuk pelaku yang diamankan belum pernah tertangkap, dan mereka baru pertama kita amankan dalam kasus ini,” kata Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP M Santoso, Sabtu (17/07/2021).

Polisi juga menelusuri jalur pipa minyak bumi di lokasi illegal drilling yang dimaksud. Setelah itu, polisi merusak 29 sumur minyak, 6 unit mesin rig, 36 bak penampung minyak, dan 12 pondok tempat istirahat para pekerja.

“Kita lakukan pengerusakan dengan harapan para pelaku tidak melakukan aktivitas illegal drilling,” tutur Santoso.

Aktivitas illegal drilling ini, kata Santoso, diperkirakan luasnya sekitar 16 hektare (ha). Dalam lahan belasan hektare itu, terbagi dengan beberapa titik yang memiliki sumur illegal drilling.

“Kalau perhitungan sementara di satu sektor itu luasnya 1 sampai 2 hektare. Ada beberapa titik. Berarti (keseluruhan) kira-kira 16 hektare,” katanya.

Ia pun mengatakan biaya yang harus dikeluarkan dalam satu titik sumur di lokasi itu mencapai mencapai Rp 40 Juta sampai Rp 60 Juta.

Namun pihaknya belum mengetahui siapa pemodal dalam illegal drilling kali ini. Pihak perusahaan yang memiliki lahan, kata Santoso, tampaknya tidak ada terlibat dalam illegal drilling itu.

“Sampai saat ini kami belum menemukan indikasi keterlibatan pihak perusahaan tersebut,” katanya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan, yakni satu unit mesin diesel pompa sedot, dua gulung selang, 3 buah jerigen berkapasitas 30 liter, satu buah jerigen berisi 20 liter cairan berwarna hitam menyerupai minyak, serta satu unit mobil diduga milik pelaku. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi