Beranda Akses Jambi Terima 83.000 Sertifikat

Jambi Terima 83.000 Sertifikat

JAMBI, AksesNews – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengemukakan, penyerahan sertifikat kepemilikan tanah dapat menekan jumlah konflik atas kepemilikan tanah yang sering terjadi ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi.

Hal tersebut dikemukakan Fachrori pada Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia, bertempat di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi, Minggu (16/12/2018) siang.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan secara simbolis sertifikat kepemilikan tanah kepada 12 orang perwakilan masyarakat Jambi.

Pada penyerahan sertifikat yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, Provinsi Jambi menerima 83.000 bidang sertifikat dan langsung dihadiri oleh 6.000 orang penerima sertifikat dari 11 Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.

“Penyerahan sertifikat ini membuat tanah yang dimiliki oleh masyarakat menjadi sah karena kekuatan hukumnya jelas, sehingga bisa menekan angka konflik atas kepemilikan tanah yang sering sekali terjadi ditengah-tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” kata Fachrori.

Fachrori mengungkapkan, penyerahan sertifikat yang dilakukan oleh Presiden Jokowi saat ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat, salah satunya adalah memberikan perlindungan hukum terhadap tanah yang dimiliki oleh masyarakat, karena di Provinsi Jambi sendiri sering sekali terjadi tumpang tindih atas kepemilikan tanah.

“Bisa dalam 1 bidang tanah banyak orang yang mengklaim kepemilikannya, tentu hal ini membuat kerugian terhadap masyarakat yang benar-benar memiliki tanah tersebut. Melalui sertifikat yang diberikan ini, masyarakat yang benar-benar memiliki hak atas tanah tersebut telah memiliki kekuatan hukum yang jelas,” ungkap Fachrori.

Lebih lanjut, Fachrori mengatakan, penyerahan sertifikat ini juga bisa menjadi solusi bagi masyarakat ingin mengagunkan sertifikatnya kepada bank sebagai modal usaha, sehingga masyarakat bisa mendapatkan modal awal usaha.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan, salah satu alasan Pemerintah Pusat mempercepat pemberian sertifikat tanah adalah banyak sekali sengketa lahan dan sengketa tanah yang terjadi di Indonesia, mulai dari pulau Sumatera sampai dengan pulau Papua, termasuk Provinsi Jambi ini.

“Sengketa tanah ini sangat banyak sekali terjadi di Indonesia, baik antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pengusaha maupun masyarakat dengan pemerintah. Untuk itu, perlu adanya bukti kepemilikan dan hak hukum atas tanah, yaitu sertifikat dan Pemerintah Pusat berusaha mempercepat memberikan sertifikat kepada masyarakat,” pungkasnya. (Hms)

DRadio 104,3 FM Jambi