Beranda Akses Kesimpulan Praperadilan, Pemohon Sampaikan Termohon Tak Miliki Alat Bukti yang Cukup

Kesimpulan Praperadilan, Pemohon Sampaikan Termohon Tak Miliki Alat Bukti yang Cukup

JAMBI, AksesNews – Pengadilan Negeri (PN) Jambi kembali melanjutkan sidang praperadilan permohonan Ubedilah alias Ruben atas penetapan tersangka dirinya dengan termohon Polda Jambi.

Sidang kali ini digelar dengan agenda penyerahan dan pembacaan kesimpulan. Pihak pemohon dan termohon kemudian memberikan salinan kesimpulan kepada hakim tunggal Partono, SH, MH.

Sesuai jadwal sidang hari ini dilanjutkan pada pukul 09.00 WIB, namun sempat molor. Karena kesimpulan termohon tertinggal, sehingga sidang baru dimulai pukul 09.40 WIB, Senin (16/09/2019).

“Kami telah siap dengan kesimpulan sebanyak 13 halaman yang telah disampaikan ke hakim tunggal Partono,” kata Pengacara Abdurrahman Sayuti, SH selaku kuasa hukum Ruben di PN Jambi usai sidang.

Kesimpulan dianggap dibacakan dan langsung diserahkan ke hakim, sehingga persidangan berlangsung cukup singkat. Sidang selanjutnya, akan digelar dengan agenda putusan pada Selasa 17 September 2019 besok.

“Tadi waktu sidang, kita minta untuk dibacakan kesimpulan. Tapi hakim mengatakan cukup diserahkan saja, karena kesimpulan itu hanya untuk pertimbangan hakim,” kata kuasa hukum pemohon.

Selain itu, kuasa hukum pemohon juga mengatakan, apa yang disampaikan dalam kesimpulan merupakan hasil pemeriksaan selama proses praperadilan berlangsung, baik dari bukti-bukti maupun saksi-saksi yang dihadirkan.

BACA JUGA: Sidang Pembuktian Praperadilan, Ruben Hadirkan 5 Orang Saksi

“Inti dari kesimpulan kita, adalah termohon tidak memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka. Maka kita berkeyakinan putusan Praperadilan besok akan mengabulkan permohonan kita. Kita sama-sama berdoa, semoga besok itu permohonan kita dikabulkan,” harapnya.

Disamping itu, hari ini pihak dari pemohon juga menerima tembusan surat Amicus Curae (sahabat peradilan) dari teman-teman Yayasan Lembaga Bantuan Indonesia (YLBI) dari Jakarta.

“Intinya Amicus Curae tersebut, memberikan pandangan dan pendapat hukum agar Pengadilan Negeri Jambi bisa memutuskan perkara Praperadilan ini berdasarkan hukum dan sesuai rasa keadilan,” jelas Rahman.

BACA JUGA: Sidang Praperadilan Terkait Kasus SMB Digelar, Ruben Gugat Polda Jambi

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap Ruben oleh Polda Jambi tidak sesuai prosedur, karena saat penangkapan tidak menunjukkan surat perintah penangkapan.

“Kita harap kedepannnya proses penangkapan seperti ini harus lebih hati-hati. Jadi penetapan tersangka yang terburu-buru merupakan kesewenangan, pengabaian terhadap hak asasi manusia,” jelasnya.

Ruben yang diwakilkan ketua tim kuasa hukumnya, mengajukan permohonan gugatan praperadilan terhadap penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Jambi pada Senin, 26 Agustus 2019. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 4/Pid.Prap/2019/PN Jmb.

BACA JUGA: Praperadilan Kasus SMB yang Diduga Korban Salah Tangkap Ditunda

Ubedilah Alias Ruben Bin Winarno (36) ditangkap pihak Kepolisian berdasarkan laporan Polisi atas nama Andi Joko Priyatno pada tanggal 17 Juli 2019, Ia disangkakan dengan 3 (tiga) pasal sekaligus.

Yakni Pasal 170 KUHPidana Tentang Pengeroyokan, Pasal 363 KUHPidana Tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 1 dan 2 Undang-Undang Darurat tentang kepemilikan senjata api/tajam. Ubedilah alias Ruben Bin Winarno juga telah ditahan oleh pihak Kepolisian sejak 19 Juli 2019 hingga sekarang. (AJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi