Beranda Akses Akibat Kabut Asap, Pesawat Garuda Tujuan Jambi Balik Arah ke Palembang

Akibat Kabut Asap, Pesawat Garuda Tujuan Jambi Balik Arah ke Palembang

JAMBI, AksesNews – Akibat kabut asap tebal menyelimuti Kota Jambi,Pesawat Garuda Indonesia TA7114 dari Pelembang tujuan Jambi batal mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (16/09/2019) pagi.

Assistant Manager Terminal & Landside Service, Radiyan Prabowo mengatakan Pesawat Garuda dari Palembang tujuan Jambi gagal mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi disebabkan jarak padang hanya mencapai 800 meter.

“Tadi pagi ada flight yang RTB, namun karena jarak padang atau visibilty di bandara hanya mencapai 800 meter pesawat Garuda Indonesia dengan tujuan Jambi itu gagal mendarat sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Radiyan Prabowo.

Pesawat Garuda tersebut, dari Palembang menuju Jambi pukul 09.45 WIB, menurutnya penyebab Garuda tersebut tidak dapat mendarat yakni ketebalan asap yang menganggu jarak padang pilot. “Kabut asap mengurangi jarak pandang pilot,” sebutnya.

Pesawat Garuda tersebut harus kembali lagi ke Palembang karena tidak dapat mendarat. Saat ini kondisi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali normal seiring asap dan debu akibat karhutla telah mulai berkurang dan menipis.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Thaha, Jambi mencatat ada 5 titik api di Provinsi Jambi, meliputi 3 titik api di Kabupaten Sarolangun dan 2 di Kabupaten Batanghari.

“Setelah sekitar satu jam kemudian, kabut asap mulai menghilang dan jarak pandang mencapai 1.500-6.000 meter. Idealnya jarak pandang seorang pilot di atas 10.000 meter. Jika berada di bawah 6.000 meter dikategorikan tidak normal,” kata Kepala BMKG Stasiun Sultan Thaha, Addi Setiadi.

Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi juga ada yang datang dari provinsi tetangga, seperti Sumatera Selatan (Sumsel) dan Riau. Asap tersebut terbawa oleh angin muson dari Australia yang berhawa panas. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi