Beranda Akses Kekerasan Anak, 70 Persen Pelakunya Adalah Orang Terdekat

Kekerasan Anak, 70 Persen Pelakunya Adalah Orang Terdekat

Kejahatan terhadap anak harus ada deteksi dini, sebab pelakunya bukan orang luar.
Kejahatan terhadap anak harus ada deteksi dini, sebab pelakunya bukan orang luar.

TANJABBAR, AksesJambi.com – Polres Tanjung Jabung (Tanjab) Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) memutus mata rantai kejahatan seksual Anak di Wilayah Tanjab Barat, Selasa (16/06/2021).

Hadir pada agenda tersebut, Komnas PA, Koordinator TRC PPA, Kapolres Tanjab Barat, Asisten I Setda Tanjab Barat dan Stakeholder terkait Sosial Anak serta undangan lainnya.

Mirisnya, dari catatan Komnas Perlindungan Anak (PA), kejahatan terhadap anak pelakunya 70 persen orang terdekat yang mempunyai hubungan inses ayah dan anak, atau orang sedarah dengan anak.

Sekjen Komnas PA, Dhanang Sasongko mengatakan, dari masa Pandemi ini, data di Komnas meningkat sama dengan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dimana 52 persen kasus seksual banyak diakibatkan oleh pengaruh lingkungan media sosial.

Selain itu, kata Dhanang, pengaruh moral Agama, pendidikan dalam keluarga, ketahanan keluarga yang mulai runtuh juga menjadi sebagian faktor penyebab kejahatan itu terjadi.

“Ini perlu adanya penguatan dan urun rembuk di Polres Tanjab Barat, kita sama-sama mencari solusinya,” sebutnya.

Kejahatan terhadap anak ini, perlu menjadi perhatian bersama. Sebab jika dilihat dari pelakunya, bukanlah orang luar. Melainkan dilakukan oleh orang yang mempunyai inses antara orang tua dan anak.

“Catatan Komnas PA, 70 persen pelakunya adalah orang terdekat. Ini harus menjadi perhatian dan harus ada deteksi dini yang dilakukan keluarga dan masyarakat. Kita harus meberikan peringatan kepada Masyarakat bahwa tidak boleh lengah untuk mengawasi anak-anaknya,” ungkapnya.

Dilain sisi, Dhanang juga mengungkapkan, penghargaan diberikan kepada Polres Tanjab Barat dan jajaran adalah atas respon cepat pihak Polres dalam menyelesaikan kasus-kasus Anak.

“Inisiasi Polres Tanjab Barat membangun sistem perlindungan Anak di Tanjab Barat, sudah sepatutnya mendapatkan penghargaan,” kata Dhanang.

Penghargaan yang diberikan, Komnas memberikan point tinggi terhadap Polres Tanjab Barat hasil dari investigasi dan laporan-laporan masyarakat.

“Termasuk di media yang dibaca,” ujarnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi