Beranda News Panitia PSU di Jambi Ditekankan Tidak Terlibat dengan Paslon Gubernur

Panitia PSU di Jambi Ditekankan Tidak Terlibat dengan Paslon Gubernur

JAMBI, AksesNews – Calon Panitia pelaksana Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, ditekankan tidak terlibat dan berpihak dengan pasangan calon (paslon) gubernur tertentu.

Disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, M Subhan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) harus menjujung tinggi netralitas, sehingga tidak ada kecurangan dalam PSU yang akan datang.

“PPK, PPS dan KPPS kami tekankan netral. PSU harus menjadi evaluasi bagi kita bersama untuk menjunjung tinggi netralitas dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah,” katanya, Kamis (15/04/2021).

Pembentukan panitia ini berlangsung pada tanggal 10 April hingga 8 Mei tahun 2021. Sedangkan masa kerjanya, berlangsung dari tanggal 5 Mei tahun 2021.

Ia pun mengatakan calon panitia pelaksana PSU harus membuat pernyataan tidak terlibat dan tidak termasuk dalam tim sukses Calon Kepala Daerah Jambi.

Sementara itu, Komisioner KPU Jambi, Apnizal, mengatakan anggota PPK, PPS dan KPPS dalam pemilihan Gubernur Jambi pada 9 Desember 2020 lalu, tidak boleh mengikuti seleksi penerimaan PSU yang akan datang, sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi.

Biaya yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan pemungutan suara ini, kata Apnizal, berkisar Rp 7,8 Miliar. Biaya sudah termasuk protokol kesehatan dan untuk keselamatan panitia pelaksana dari penularan Covid-19.

“Ini sudah termasuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk panitia pelaksana dan persiapan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi