Beranda Akses SKK Migas-Polda Jambi Bahas Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama

SKK Migas-Polda Jambi Bahas Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama

Pembahasan Perpanjangan Kerja Sama SKK Migas dengan Polda Jambi. Foto: dok. Polda Jambi

JAMBI, AksesNews – Bertempat di Hotel Rancamaya Bogor, SKK Migas melaksanakan pembahasan terkait perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Polda Jambi, yang akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 14-15 Desember 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manager HSSE Petrochina Jabung Ltd Arif Atmoko, Kepala SKK Migas perwakilan Sumbagsel Anggono Hendrawan, Departement Security SKK Migas Rudi Fajar.

Selain itu, dari jajaran Polda Jambi hadir Penasehat Ahli Bid Keamanan SKK Migas Irjen Pol Bambang Priyambodo, Kabidkum Polda Jambi Kombes Pol John Ginting dan Dir Pamobvit Polda Jambi Kombes Pol. Hilman Wijaya serta undangan lainnya.

Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Anggono Hendrawan mengatakan bahwa, memang ada permasalahan yang cukup banyak di setiap wilayah KKKS, seperti blokade jalan dan lain-lain, namun permasalahan dapat diselesaikan dengan bernegosiasi dengan baik.

“Memang ada permasalahan yang cukup banyak di setiap wilayah KKKS, namun permasalahan dapat diselesaikan dengan bernegosiasi dengan baik. Polda Jambi sangat membantu pengamanan terhadap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ada di wilayah Jambi,” kata Anggono, Kamis (14/12/2023).

Lebih lanjut, menurutnya para hadirin dikegiatan tersebut memberikan masukan dan arahan, agar kerja sama ke depannya dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik lagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto melalui Kasubbid Penmas Kompol Mas Edy menyebutkan pada kegiatan tersebut dilakukan Pembahasan Perpanjangan Kerja Sama SKK Migas dengan Polda Jambi.

“Dalam kegiatan pembahasan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama, SKK Migas dengan Polda Jambi ini bertujuan untuk membantu SKK Migas dan KKKS dalam rangka perjanjian kerjasama pengamanan dan dapat memberikan kontribusi pendapatan penambahan Devisa Negara,” jelasnya.

Dalam pembahasan kerjasama ini, kata Mas Edy, bukan hanya berbicara masalah pengamanan saja. Namun, membahas juga terkait penegakan hukumnya jika terjadi tindak pidana di lokasi pengamanan. (FJM/*)