Beranda Akses BKKBN Jambi Bersama SAH Sosialisasikan Penguatan Pendataan Keluarga 2021

BKKBN Jambi Bersama SAH Sosialisasikan Penguatan Pendataan Keluarga 2021

JAMBI, AksesNews – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi menggelar agenda pendataan keluarga 2021 untuk perencanaan kesejahteraan keluarga Indonesia, di Kantor Lurah Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Rabu (13/10/2021). 

Dalam agenda tersebut, BKKBN Provinsi Jambi bersama Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM juga mensosialisasikan penguatan Program Bangga Kencana Tahun 2021.

Dalam sambutannya, Sutan Adil Hendra (SAH) menyampaikan bahwa tugas dan fungsi dari Komisi IX DPR RI adalah bermitra dengan beberapa pihak, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS, BPOM dan BKKBN.

Dalam bermitra dengan BKKBN, SAH menjelaskan Program Bangga Kencana harus dikenalkan kepada semua lapisan masyarakat terutama program hindari 4 T melahirkan (Terlalu muda, Terlalu tua, Terlalu dekat/rapat, Terlalu sering).

“Usia reproduksi yang harus dipersiapkan secara matang dan terencana dengan baik, agar terhindar dari dampak-dampak yang merugikan, seperti dampak psikologis, kondisi kesehatan, bayi yang tidak sehat, dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH mengatakan agenda ini menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah Daerah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi program.

Program tersebut, antara lain Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga berencana (Banggakencana) dan program pembangunan lainnya di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi.

“Selain data keluarga juga menghasilkan data individu By name By address yang menjadi peta sasaran intervensi program yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa sampai dengan tingkat RT/RW bahkan keluarga sebagai unit analisister kecil,” tambah Munawar.

Menurutnya, basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia secara lengkap  pada sumber data manapun kecuali melalui pelaksanaan  pendataan keluarga. 

“Dengan terselenggaranya agenda ini, diharapkan menghasilkan data yang berkualitas melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga,” katanya.

Pendataan Keluarga tahun ini juga menghasikan Indeks Pembanguan Keluarga (I Bangga) yaitu, mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, di suatu wilayah yang terdiri dari 3 dimensi yaitu ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan.

“Selain itu juga menyediakan data dan informasi keluarga beresiko stunting. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dukungan semua pihak agar kegiatan ini bisa berjalan dengan aturan yang ada dan menghasilkan data yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan,” pungkasnya.

Dukungan yang tak kalah pentingnya adalah dukungan dari Komisi IX DPR RI sebagai wakil rakyat. Hadir dalam sosialisasi, Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi