Beranda Akses Tokoh Pers Jambi Sesalkan Pemangkasan Anggaran Media

Tokoh Pers Jambi Sesalkan Pemangkasan Anggaran Media

JAMBI, AksesNews – Tokoh Pers Jambi, Mursyid Sonsang sangat menyayangkan terkait pemangkasan anggaran publikasi media massa di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan kabupaten/kota melalui Dinas Kominfo dan Humas dengan dalih imbas dari Covid-19.

“Malahan selama tahun 2020 ini, hanya enam bulan yang dibayar Pemda kepada media untuk publikasi,” kata pendiri JMSI dan SMSI ini, Selasa (13/10/2020).

Hal tersebut dikatakannya usai menyerahkan bantuan sembako SKK Migas-PetroChina kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM), beberapa waktu lalu. Bantuan ini, sudah kedua kalinya disalurkan selama Pandemi Covid-19 mewabah.

Mewakili SKK Migas-PetroChina, Ketua FJM Jambi, Mursyid dan Sekretaris FJM, Muhammad Surtan menyerahkan bantuan sembako tersebut kepada para wartawan di kawasan Mayang, Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu 10 Oktober 2020.

FJM Jambi Terima Bantuan Covid-19 dari SKK Migas-PetroChina

“Ini wujud sinergi nyata antara SKK-PetroChina dan FJM membantu wartawan di tengah pandemi,” kata Ketua PWI dua periode itu.

Padahal, kata Mursyid, dalam pertemuan secara virtual Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Ketua Dewan Pers dan sejumlah perwakilan asosiasi media massa nasional pada 24 Juli 2020 sepakat untuk memberi insentif dan keringanan untuk perusahaan media. 

Salah keputusannya Pemerintah akan menginstruksikan semua kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama iklan layanan masyarakat (ILM), kepada media lokal.

Alumni Lemhanas PPSA 2012 itu, menyadari betapa pentingnya peran wartawan sabagai garda terdepan dalam menyajikan informasi penanganan pandemi Covid-19. Di sisi lain, wartawan sangat rentan terjangkit Covid-19. Selama Covid-19 mewabah di Provinsi Jambi sudah empat wartawan yang terdampak.

“Wartawan termasuk kelompok terdampak Corona. Ancaman dari Covid-19 juga ancaman ekonomi. Sebagian besar media di Provinsi Jambi tidak mampu lagi membayar gaji atau honor yang layak bagi wartawan,”  kata suami Doktor Asnelly Ridha Daulay itu.

Secara terpisah, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo, menyebutkan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab industri hulu migas terhadap mitranya, dalam hal ini rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam FJM Jambi.

“Kami sangat mengerti kondisi saat ini, bahwa selama Covid-19 ini mewabah hampir semua lini merasakan dampaknya tak terkecuali industri media. Sebagai mitra kami yang selama ini sangat aktif membantu menyebarluaskan informasi-informasi terkait industri hulu migas, sudah menjadi kewajiban rasanya bagi kami untuk membantu meringankan keadaan rekan-rekan jurnalis,” ujar Adiyanto. 

Dirinya juga mengharapkan semoga rekan-rekan jurnalis selalu dalam kondisi sehat dan aman serta ia juga menghimbau agar seluruh insan media untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi