Beranda Akses Lagi, Karhutla Jambi Menelan Korban Jiwa

Lagi, Karhutla Jambi Menelan Korban Jiwa

JAMBI, AksesNews – Berselang satu bulan setelah musibah meninggalnya salah satu petugas pemadam Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Batanghari. Hari ini, Jumat (13/09/2019), Karhutla di Jambi kembali menelan korban jiwa.

Hampir mirip dengan kejadian satu bulan yang lalu, Suparmi (40), warga RT 08, Desa Matagual, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi juga mengalami hal yang sama. Yakni meninggal dunia akibat tertimpa pohon saat sedang memadamkan api di kebun miliknya.

Kapolsek Batin XXIV, Iptu Heri Hermansyah mengatakan, hal ini terjadi saat korban dan suami tengah memdamkan api di kebun karet milik mereka. Namun tiba-tiba pohon karet yang sudah kering menimpa korban yang mengakibatkan luka parah di bagian kepala korban. “Iya, kejadian tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB, di Desa Matagual, korban bernama Suparmi,” katanya, Jum’at (13/9/2019)

Iptu Heri Hermansyah menjelaskan, korban meninggal setelah berusaha memadamkan api yang sudah melahap isi kebunnya. “Waktu itu diperingatkan agar korban berhati-hati, karena pohon kering banyak, waktu itu api semakin besar,” tambahnya.

Masih keterangan dari Kapolsek Batin XXIV, akibat tertimpa pohon kering tersebut, selain mengalami luka di bagian kepala, korban juga mengalami patah tulang di kaki bagian kanan. Menurutnya, saat kejadian korban panik ketika pohon itu tumbang.

Dengan kondisi duka yang mendalam, suami korban lalu membawa korban pulang ke rumah. Keluarga korban juga meminta kepada petugas agar jenazah korban tidak dilakukan otopsi.

Untuk diketahui hingga sore tadi, Personil Polsek Batin XXIV masih melakukan pemadaman di lokasi Kebakaran. Selain melakukan pemadaman, tim juga melakukan olah kejadian perkara (TKP).

Kada Ops Manggala Agni Muara Bulian, Batanghari, Jambi, Rinaldy juga membenarkan jika ada jatuh korban yang tengah memadamkan api. “Korban merupakan masyarakat setempat. Saat kejadian kami juga tengah memadamkan api di lokasi, korban sudah dibawa kerumah duka di Desa Matagual,” katanya. (Bob)