Beranda Akses Jaksa Masuk Kampung Nelayan: Program Kejari Tanjab Barat Beri Edukasi Hukum

Jaksa Masuk Kampung Nelayan: Program Kejari Tanjab Barat Beri Edukasi Hukum

TANJABBAR, AksesJambi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat melaksanakan kegiatan “Jaksa Masuk Kampung Nelayan”, Selasa (13/07/2021). Kegiatan ini dilakukan sebagai kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan HUT IAD XXI.

Kajari Tanjab Barat, Togar Rafilion, Kasi Intelijen, Arnold Saputra dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara dan Staf Kejari Tanjab Barat beserta Ibu-Ibu IAD wilayah Tanjab Barat turun langsung ke Kampung Nelayan, Kuala Tungkal.

Jaksa Masuk Kampung Nelayan ini adalah kegiatan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan sekaligus memberikan penyuluhan hukum serta tugas dari hadirnya jaksa. Lebih dari itu, dalam kesempatan ini pihaknya juga memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat di Kampung Nelayan.

“Kegiatan Jaksa Masuk Kampung sebetulnya adalah kegiatan serentak berdasarkan arahan dari Jaksa Agung dan ini kita manfaatkan untuk mendekatkan kita juga ke masyarakat dan kita pilih itu di Kampung Nelayan,” sebut Kasi Intel Kejari Tanjab Barat, Arnold Saputra.

Lebih lanjut, disampaikan oleh Arnold Saputra bahwa pihaknya memberikan penyampaian kepada masyarakat Kampung Nelayan untuk tidak takut mengadukan perkara hukum, serta bisa melakukan koordinasi terkait bantuan hukum.

“Terutama untuk kampung nelayan kita berikan edukasi dan pemahaman bahwa masyarakat dapat berkonsultasi dan dapat berkoordinasi dan kita berikan edukasi untuk bisa mampu dan berani mengadukan perkara hukum yang ada,” terangnya.

Disisi lain, setidaknya ada sekitar 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Nelayan. Penyerahan sembako secara simbolis ini diberikan kepada Arsyad selaku Kepala Pengajian Rumah Iqro Khusnul Khotimah dan Kepada 50 anak-anak pengajian di Kampung Nelayan.

“Ini sebagai rangkaian untuk Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan HUT IAD XXI dan kita harapkan kegiatan ini dapat membantu masyarakat kampung nelayan yang memang membutuhkan,” pungkasnya. (Dika/*)

DRadio 104,3 FM Jambi