Beranda Akses Sudah Sebulan, Polisi Masih Selidiki Penyebab Longsor Tambang Batubara di Bungo

Sudah Sebulan, Polisi Masih Selidiki Penyebab Longsor Tambang Batubara di Bungo

BUNGO, AksesJambi.com – Polisi masih menyelidiki penyebab longsor yang terjadi di area pertambangan batu bara, PT Kuansing Inti Makmur (KIM), Desa Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, pada Rabu (09/03/2022) lalu.

Longsor yang terjadi sebulan yang lalu itu, telah mengakibatkan 1 pekerja terluka, 1 pekerja patah tulang, dan 2 orang meninggal dunia.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory menyampaikan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Murni kecelakaan atau tidak, masih belum bisa dipastikan kepolisian.

“Ini yang masih kita investigasi. Apakah ini kecelakaan murni atau tidak,” katanya, Rabu (13/04/2022).

Ia pun mengatakan sudah menginterogasi pihak perusahaan. Kabar terakhir ada 10 orang yang diperiksa polisi.

“Kita sudah interogasi mereka. Saat ini masih diinvestigasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebanyak 4 pekerja PT KIM tertimpa longsor di area pertambangan batu bara, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Rabu (09/03/2022).

Nahasnya, 2 korban yang tertimbun longsor, meninggal dunia. Kedua korban ini berasal dari Jawa Timur, dan Sumatera Barat.

Sedangkan 2 korban lainnya, ada yang mengalami patah tulang, dan ada yang terkena luka ringan. Korban yang mengalami patah tulang, termasuk warga Bengkulu yang tugasnya mengoperasikan ekskavator.

Kepala Polres Bungo, AKBP Guntur Saputro menyamakan PT KIM sudah lama beroperasi di area ini sebagai pemegang IUP. Pasca kejadian longsor, pihak kepolisian langsung koordinasi perusahaan batu bara tersebut untuk pemeriksaan.

“Sudah beroperasi lama. Memang area pertambangan batu bara sesuai IUP. Kita berkoordinasi dengan perusahaan,” katanya, beberapa waktu lalu. (Sob/*)