Beranda Akses Ruang Rawat Inap RSUD KH Daud Arif Penuh, Pasien DBD dirujuk ke...

Ruang Rawat Inap RSUD KH Daud Arif Penuh, Pasien DBD dirujuk ke Jambi

TANJABBAR, AksesJambi.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kualatungkal Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi kekurangan Ruangan rawat inap.

Saat ini kapasitas ruang rawat inap sejumlah kurang lebih 200 ruangan, sehingga tidak bisa menampung pasien penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang beberapa hari terakhir banyak dirawat di Rumah Sakit dalam Kota Kualatungkal ini.

Akibatnya, untuk mendapatkan perawatan, pasien DBD sempat bertahan di Ruang Unit Gawat Darurat sebelum dipindahkan ke ruang inap yang kosong. Bahkan, karena tidak kebagian ruangan rawat inap, satu dari pasien dirujuk ke Jambi.

Edy, keluarga pasien DBD bernama Ipah (10) warga Sungai Saren mengatakan, sebelumnya Ipah dirujuk ke RSUD KH Daud Arif dari Klinik Medika, Kualatungkal karena positif DBD. Sekitar pukul 19.00 WIB, masuk ke UGD dan saat itu juga ada empat orang pasien yang menunggu di UGD dan belum mendapatkan ruang rawat inap.

“Terhadap pasien yang menunggu di UGD, Pihak rumah sakit menyarankan rujuk ke Jambi. Saat di tanyakan apa alasan rujukan, pihak medis mengatakan ruangan rawat inap penuh. Begitu juga Ipah yang disarankan untuk rujuk ke Jambi,” kata Edy.

Sementara Humas RSUD KH Daud Arif, Suhaimi saat dikonfirmasi adanya Pasien DBD yang sempat menunggu karena tidak kebagian ruang rawat inap mengatakan, jika semua pasien yang sempat bertahan di UGD sudah berada didalam ruangan.

“Tidak lah, sudah diruangan lah, ada lah numpang-numpang diruang lain,” kata Suhaimi.

Suhaimi mengakui bahwa ada Pasien yang dirujuk ke Jambi karena tidak dapat ruang inap. Ia juga menyebut kapasitas ruang rawat inap di RSUD KH Daud Arif sekitar 200. Jika itu penuh maka akan dialihkan keruang lain yang masih kosong.

“Kita maunya pasien tertampung, tapi fasilitas kita kurang. Tidak bisa kita menyalahkan rumah sakit,” ujarnya. (DIKA)