Beranda Akses Kisah Petugas Pembaca Doa di Pemprov Jambi

Kisah Petugas Pembaca Doa di Pemprov Jambi

JAMBI, AksesNews – Sukses atau tidaknya sebuah acara atau seremonial di sekitaran dunia Pemerintahan khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi juga tak lepas dari adanya peran seorang petugas pembaca doa pada tiap-tiap acara.

“Peran petugas pembaca doa sangat penting untuk sebuah acara, kalau belum terlihat petugas doa, acara belum kita mulai,” kata salah seorang Staf di Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Kamis (12/09/2019).

Redaksi AksesJambi.com, telah lama ingin mengungkap peran krusial petugas pembaca doa ditiap acara, terutama di lingkup Pemprov Jambi, seperti acara Gubernur, kedatangan tamu penting lainnya mulai dari Menteri, Pangdam, Kasad, Dirjen, acara pisah sambut pejabat, bahkan saat kedatangan Presiden sekalipun.

Petugas pembaca doa kerap sangat menentukan sukses atau tidaknya sebuah acara dan perannya tidak boleh dianggap sebelah mata. Tim AksesJambi.com, berkesempatan untuk mencoba mencari tahu beberapa orang petugas pembaca doa yang biasa kerap kali wara-wiri menjadi petugas terutama diacara-acara.

Setelah digali lebih jauh, petugas pembaca doa tersebut berasal dari Biro Kesra Kemasyarakatan Setda Provinsi Jambi dan Parkir dibagian Agama Biro tersebut.

Kepala Biro Kesra Kemasyarakatan Setda Provinsi Jambi, Amsyarnedi saat dijumpai oleh tim kontributor AksesJambi.com, menjelaskan bahwa Biro yang ia pimpin memang telah lama menyiapkan petugas pembaca doa yang kerap hadir disetiap acara yang diselenggarakan oleh Pemprov Jambi.

“Seperti acara disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), apel upacara rutin, dan seremonial pisah sambut pejabat, kedatangan tamu penting semisal Menteri bahkan Presiden,” sebut Amsyarnedi, Kamis (12/09/2019).

Lanjutnya, di Biro Kesra rata rata staf disini berasal dari IAIN yang sekarang UIN Sultan Thaha, khusus untuk petugas doa, pihakny menyiapkan sekitar 4 sampai 5 orang petugas pembaca doa yang memang sudah terbiasa tampil didepan khalayak ramai.

“Seperti yang senior, ada Ustadz H Zakaria, Ustadz Thoriq, Ustadz Jalaludin, Ustadz Amien, Ustadz Santoso serta Ustadz Amir, nah nama yang kedua dan terakhir ini (Thoriq dan Amir) petugas pembaca doa yang kerap diminta langsung oleh Gubernur Jambi kalau ada acara yang langsung beliau hadiri. Pak Gubernur sering minta (Ustadz Thoriq atau Ustadz Amir) yang membaca doa, dan petugas ini ada semuanya di Bagian Agama Biro Kesra,” jelas pria yang akrab disapa Eet.

Pria asli Tebo ini pun juga menambahkan, kalau semua petugas pembaca doa ini bukan hanya sembarangan tampil. Selain karena lulusan UIN, basicnya juga alumni dari beberapa pondok pesantren. Kesemuanya berasal dari jebolan alumni Pondok Pesantren terkemuka, seperti Musthofawiyah Purba Sumatera Utara, Ponpes Darul Rohman Jakarta, Ponpes Raudhatul Ulum Inderalaya Sumsel serta Pondok As’ad Olak Kemang Jambi.

“Sebelum naik podium membacakan doa, semua petugas ini juga sudah menyiapkan konsep doa untuk dibacakan pada sebuah acara. InsyaAllah, petugas doa ini selalu kita siap stanbykan, apalagi kalau ada acara yang sifatnya dadakan jadi ya harus selalu siap,” pungkasnya. (Amr)