Beranda Akses Dituding Upaya Gagalkan Petisi di Tugu Keris Siginjai, Pemkot Jambi Bantah

Dituding Upaya Gagalkan Petisi di Tugu Keris Siginjai, Pemkot Jambi Bantah

KOTAJAMBI, AksesNews – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi menuding Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berupaya menggagalkan penggalangan sejuta tanda tangan yang akan dilakukan Minggu (13/01/3019) pagi, dengan menutup kawasan Jambi Car Free Day (CFD) Tugu Keris Siginjai pada hari yang sama.

“Adanya kebijakan meliburkan CFD Tugu Keris Siginjai merupakan upaya melemahkan, informasi dari Pemkot keluar setelah kami menyampaikan informasi ini. Kami yang duluan,” kata Ketua YLKI Provinsi Jambi Ibnu Kholdun diwakili Tim Advokasi Damai Indianto SH, Sabtu (12/01/2019).

Damai mengatakan, penutupan sengaja dilakukan agar tidak ada aktivitas massa banyak dilokasi itu, hingga membuat penggalangan tandatangan akan semakin berat. Jika tidak diliburkan, dipastikan ratusan warga sudah berkumpul sejak subuh hingga jelang siang untuk melakukan berbagai kegiatan.

“Kecurigaan kami sangat beralasan, terlebih alasan penutupan oleh CFD sangat tidak masuk akal, mereka beralasan sedang ada kegiatan pemeliharaan di Tugu Keris dan Pedestrian,” kata Damai.

Selain itu, ia juga mengatakan, pemanfaatan dana APBD diawal tahun seperti saat ini sangat tidak lazim, sebab dalam pemanfaatan dana pemerintah dibutuhkan persiapan dan proses administrasi tata kelola keuangan yang panjang. Termasuk proses penentuan pejabat teknis pengelola proyek.

“Rasanya tidak mungkin Walikota atau pejabat terkait mau menggunakan dana pribadinya, sebab hanya penggunaan dana pribadi yang tidak perlu mengikuti aturan negara. Biasanya proyek pemerintah baru jalan di bulan April,” katanya.

Jika memang pada kenyataannya ada kegiatan pemeliharaan di Tugu Keris Siginjai dan Pedestrian Taman Jomblo, seperti yang disampaikan Kadispora Kota Jambi. Maka ia meminta dan mendorong BPK atau BPKP untuk mengaudit sumber pendanaannya, diduga ada pelanggaran administrasi keuangan negara.

“Kami juga meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pemantauan kegiatan pemeliharaan yang saat ini, katanya sedang dilakukan pemeliharaan,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kabag Humas Kota Jambi Abu Bakar, saat dikonfirmasi AksesJambi.com membantah atas tudingan YLKI, “Tidak ada upaya seperti yang disebutkan itu, kegiatan YLKI yang akan dilaksanakan itu, justru kami baru tau hari ini, setelah melihat undangannya di Medsos tadi pagi,” kata Abu Bakar.

Abu Bakar juga mengatakan pada awal Januari atau Minggu pertama, Pemkot telah melakukan rapat evaluasi kegiatan CFD dan CFN, salah satu agenda rapatnya melakukan revitalisasi kawasan Tugu Keris dan Pedesterian Jomblo.

“Kami menyanyangkan kegiatan CFD dan CFN bersamaan dengan kegiatan YLKI. Jadi kegiatan tersebut tidak ujuk-ujuk dilakukan tentu sudah dilakukan pembahasan sebelumnya,” kata Abu Bakar saat di konfirmasi AksesJambi.com, Sabtu (12/01/2019) sore.

Abu Bakar yakin YLKI juga bisa memahami hal itu, dan tentu tidak mungkin hanya karena hal itu YLKI membatalkan kegiatannya. “Karena masih banyak ruang publik yang bisa kita manfaatkan untuk kegiatan-kegiatan bersama masyarakat,” tambahnya.

“Itu yang kami sayangkan, kenapa kegiatan tersebut dadakan dan tidak menginformasikan lebih dahulu ke Pemkot Jambi dalam hal ke Dispora, Dishub, DLH dan Pariwisata sebagai leading sektor. Jika Pemkot dihubungi lebih awal, tentu bisa diatur oleh OPD terkait dan tidak mungkin ada giat yang bersamaan di lokasi tersebut. Bahkan bisa bekerjasama denga Pemkot sebagaimana juga pihak lain yang menyelenggarakan kegiatan di lokasi tersebut. Karena Pemkot biasa bekerjasama dengan pihak manapun baik pemerintah maupun swasta agar aktivitas di Tugu Keris Siginjai terus meriah,” jelas Abu Bakar.

Selain itu, Abu Bakar juga menambahkan yang tetap ingin berolahraga atau mengikuti senam aerobik yang setiap Minggu pagi di gelar di Griya Mayang Rumah Dinas Walikota Jambi.

“Ya, kami tentunya juga memohon maaf kepada segenap warga Kota Jambi khususnya yang setiap Minggu pagi memadati kawasan tersebut guna mengikuti CFD. Namun, untuk yang besok pagi yang tetap ingin berolahraga atau mengikuti senam aerobic tetap bisa bersama-sama kami, karena olahraga Minggu pagi dan senam aerobik tetap di gelar di Griya Mayang Rumdis Walikota Jambi,” pungkasnya. (Syahrul)

DRadio 104,3 FM Jambi