Beranda Akses Rokok Bernilai Miliaran di Perairan Kuala Tungkal diamankan

Rokok Bernilai Miliaran di Perairan Kuala Tungkal diamankan

TANJABBAR, AksesJambi.com – Sebanyak 235 bungkus rokok illegal merk Luffman berhasil diamankan oleh TNI AL di perairan Kuala Tungkal Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi.

“Operasi Satgas Andalas 19.E Dispamal dan F1QR Lanal Palembang, berhasil mengamankan 470 dus rokok illegal merk Luffman senilai 1.6 Miliar,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut Saryanto saat melihat langsung kapal pengangkut rokok illegal di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Rabu (11/12/2019).

Jika dihitung, satu kardus berisi 50 kotak, dan satu kotak berisi 10 bungkus rokok, maka jumlah rokok yang diangkut Kapal KM Arfina I dengan nomor lambung 13680 yang berasal dari Pulau Kijang, Riau itu sebanyak 235 ribu bungkus.

“Miliaran rupiah rokok itu diangkut dengan dua kapal yang disandarkan di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal,” kata Danlanal.

Danlanal menyampaikan bahwa pelaku penyelundupan barang illegal itu berhasil kabur dengan menggunakan kapal cepat. Penyergapan yang dilakukan tengah malam tersebut sempat melakukan upaya pengejaran, namun pelaku berhasil kabur. Petugas berhasil mengamankan dua buah kapal kayu yang berisi ratusan kardus rokok.

“Saat disergap, kapal ini sedang melaksanakan ship to ship menggunakan kapal cepat, jadi begitu kita sergap tersangka melarikan diri dengan dua buah kapal HSC dengan kecepatan 50 knot,” ungkapnya.

Sementara untuk kewenangan penyidikan terhadap muatan diserahkan kepada pihak Bea Cukai dan penyidikan kapal diserahkan ke KSOP dan TNI AL.

Dugaan sementara pelaku penyelundupan merupakan sindikat, sebab bawaannya mencapai ratusan ribu bungkus dan akan diedarkan di Sumatera.

Sementara Kepala Kantor Pengawasan, Kepala Bea Cukai, Provinsi Jambi, Ardiyatno menyampaikan pihaknya akan terus bekerjasama dengan penegak hukum dalam hal yang memang melanggar aturan seperti rokok yang tidak memiliki cukai.

“Barang ini kita tidak tau siapa pemiliknya yang pasti sesuai undang-undang kita akan kembalikan ke negara. Apabila pemiliknyan tidak ditemukan maka rokok akan dimusnahkan,” pungkasnya. (DIKA)