Beranda Akses Ada Apa dengan Dana Desa Sumber Agung?

Ada Apa dengan Dana Desa Sumber Agung?

MERANGIN, AksesJambi.com – Forum Mahasiswa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir ingin berkunjung kepada pihak pemerintah desa Sumber Agung. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdialog mengenai desa Sumber Agung tentang perkembangan desa dan dana desa Sumber Agung.

Namun, sangat memprihatinkan kedatangan mahasiswa tidak ditanggapi dengan cara yang baik dengan alasan yang tidak masuk akal. Surat izin masuk dengan tembusan dari ketua BPD Sumber Agung telah diterima oleh Sekretaris desa Sumber Agung.

Sebenarnya, mahasiswa telah melakukan prosedur tentang peraturan Covid-19, namun tetap tidak ditanggapi dengan cara yang baik. Dari itu, kecurigaan mahasiswa akan ketidak jelasan didalam kepengurusan desa patut di pertanyakan.

Forum mahasiswa sumber Agung sekaligus sebagai pemuda pemudi desa Sumber Agung mempunyai peran dan fungsi penting terhadap masyarakat desa Sumber Agung. Mahasiswa tidak ingin seolah pemerintah desa membatasi aspirasi-aspirasi yang ada di mahasiswa dan masyarakat.

Mahasiswa meminta kepada pemerintah desa Sumber Agung agar dapat memberikan pelayanan dan menyambut baik kedatangan para mahasiswa untuk berdialog mengenai perkembangan desa Sumber Agung sekaligus transparansi dan akuntabel pengelolaan dana desa Sumber Agung.

Forum mahasiswa Sumber Agung sebelumnya sudah berkunjung kepada pihak BPD Sumber Agung dalam hal silaturahmi dan berbincang mengenai keadaan desa Sumber Agung termasuk masalah dana desa Sumber Agung.

BPD sebagai badan legislatif yang seharusnya mempunyai bukti arsip APBDes yang selama ini disetujui. BPD malah tidak mempunyai satu pun arsip APBDes. Tidak seharusnya BPD melakukan hal seperti ini karna akan merugikan desa Sumber Agung.

Dengan berdasarkan landasan hukum:

UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa

UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Partisipasi tidak sebatas dipahami dalam arti kehadiran, melainkan akses masyarakat untuk menjadi pengambil keputusan melalui perencanaan dan pengawasan. Hal tersebut penting untuk mendorong kinerja pemerintah desa yang demokratis. Untuk itu pemerintah desa harus menjamin Keterbukaan Informasi.

Ditulis: Ketua Forum Mahasiswa Desa Sumber Agung, Heri Setiawan

DRadio 104,3 FM Jambi