Beranda Akses Pasar Tegal Arum Rimbo Bujang Terbakar, 24 Kios Pedagang Jadi Abu

Pasar Tegal Arum Rimbo Bujang Terbakar, 24 Kios Pedagang Jadi Abu

TEBO, AksesJambi.com – Api membakar puluhan kios di Pasar Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi. Peristiwa ini berlangsung sejak pukul 03.30 WIB.

Ada sebanyak 24 kios yang dilahap si jago merah dan menjadi abu. Sebagian besar berbahan kayu itu rata dengan tanah. Bangunan-bangunan itu tidak hanya digunakan untuk berjualan, tetapi juga sebagai tempat tinggal.

“Berjumlah 24 keluarga yang ada di situ. Di samping tempat berusaha, sekaligus tempat tinggal. Mayoritas berbahan kayu sekitar 90 persen. Cuma ada bagian belakangan menggunakan batako,” kata Kepala Dinas Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Tebo, Arief Haryoko, Jumat (11/02/2022) sore.

Puluhan kios pedagang ini, kata Arief, berdiri di lahan sekitar 3.000 meter persegi. Selain meterial bangunan berbahan kayu, di dalam kios-kios itu terdapat barang yang mudah terbakar.

“Berbagai macam barang yang dijual. Ya mudah terbakar. Soalnya toko kelontong, toko bangunan juga ada. Warung makanan ada, dan sebagainya,” ungkapnya.

Karena itu, proses pemadamannya terbilang sulit. Berlangsung selama berkisar 4 jam. Sebanyak 6 armada dan 36 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang membara di Pasar Tegal Arum.

Arief mengatakan para petugas pemadam kebakaran mengambil air di sungai. Jaraknya cukup jauh dari lokasi kebakaran. Naasnya, di tengah proses pemadaman terdapat petugas yang mengalami kecelakaan.

“Proses pemadam kebakaran cukup lama, sampai sekitar 07.30 WIB. Kita terkendala sumber air agak jauh. Kita mengambil air dari sungai. Ada anggota kami yang ketimpa reruntuhan. Dia terkilir,” tuturnya.

Ia belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun, dari informasi yang beredar kebakaran ini disebabkan adanya korsleting listrik.

“Penyebab pastinya sedang diselidiki polisi. Cuma tadi yang kami dengar di lapangan itu hubungan arus pendek. Kerugian belum bisa ditaksir. Tapi, kalau dilihat secara kasat mata bisa miliaran rupiah,” pungkasnya. (Sob/*)