Beranda Akses Hasil Tangkapan 2 Bulan Terakhir, 19 Kg Narkotika Dimusnahkan

Hasil Tangkapan 2 Bulan Terakhir, 19 Kg Narkotika Dimusnahkan

JAMBI, AksesNews – Polisi Daerah (Polda) Jambi lakukan pemusnahan Barang Bukti hasil ungkap kasus narkotika Ditresnarkoba Polda, BNN Provinsi dan Polresta Jambi di lapangan Makopolda. Pemusnahan tersebut dilakukan oleh Kapolda, Danrem, Kasat Pol PP, Kabin, kepala Kejati, Kapolresta, kepala Pengadilan Negeri dan KaBNNP atas kesepakatan bersama, Rabu (10/10/2018).

Barang Bukti yang di musnakan hasi penagkapan Ditresnarkoba Polda Jambi jenis Shabu sebanyak 13.404,598 gram, Extacy sebanyak 71 butir atau 20,86 gram dan Pentilon narkotika jenis baru sebanyak 345 butir atau 92,19 gram. Selain itu dari BNNP Jambi, narkotika jenis shabu : 1.046,659 gram atau 1kg 0,5 ons.

Hasil penangkapan dari Polresta Jambi narkotika jenis Shabu sebanyak 4.721,95 gram atau 4,7kg, Ganja 9.532,985 gram 9,5 kilo dan Extacy 326 butir. Serta dari BNNK Jambi narkotika jenis Shabu seberat 9,341 gram, dengan total sebanyak 19 Kg Narkotika yang dimusnahkan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jambi Irjen. Pol Muchlis AS mengatakan bahwa Barang Bukti yang dimusnakan ini merpakan hasil ungkap kasus narkotika Polda dan Polresta Jambi selama kurun waktu 2 bulan terakhir. Tersangka sebanyak 21 orang terdiri dari kurir maupun Bandar.

“Semua tersangka hasil penangkapan dari Polda, Polresta, BNNP dan BNNK. Kerugian diperkirakan sebanyak Rp 28 Miliar. Narkoba di Provinsi Jambi sekarang bukan sekedar wilayah Transit, tetapi sudah masuk menjadi wilayah tujuan peredaran daripada para bandar mempasarkan narkoba,” jelasnya.

Dari Polda sendiri dalam permasalahan narkoba telah melakukan tindakan preventif dan preventif, namun di tengah-tengah masyarakat, masih banyak yang belum sadar bahaya narkoba ini. Pada hakekatnya, bahaya narkoba ini hanya merusak, mengganggu kesehatan pribadi, berkeluargaan, bermasyarakat bahkan akan menjadikan generasi yang tidak produktif di masa yang akan datang.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya bicara bagaimana cara menangkap bandar saja, tetapi upaya menyadarkan para pengguna supaya meninggalkan kebiasaan buruk menggunakan narkoba, serta bagaimana warga tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba itu juga perlu,” lanjutnya.

Tindakan Preventif, prehentif harus dilkukan semua elemen masyarakat, harus bersama-sama, tidak cukup oleh Polisi, TNI dan BNN. “Untuk itu, masalah narkoba ini harus di tindak oleh seluruh, baik dilingkungan keluarga, masyarakat, pemerintah dan semuanya lah,” harapnya.

Diketahui, wilayah Jambi tidak hanya sekedar jalur Transit, tetapi juga tujuan pemasaran narkoba, sehingga jalur tikus perdagangan narkoba di wilayah Tanjung Jabung Barat dan Timur selalu dilakukan patroli serta beberapa kasus di wilayah tersebut berhasil di ungkap satuan Polda Jambi.

Selain itu, kegiatan pemusnahan barang bukti ini untuk menyampaikan bahwa Polri dan BNN lebih besinergi untuk penanganan narkoba, menunjukkan kinerja selama ini kepada masyarakat serta menyampaikan kepada masyarakat bahwa bahaya narkoba itu sangat berat. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi