Beranda Akses Filosofi Kopi-Tungkal ala Rocky Gerung

Filosofi Kopi-Tungkal ala Rocky Gerung

Rocky Gerung (tengah) bersama Moderator Training Kepemimpinan dan HAM Ahmad Harun Yahya (kanan), Tokoh Pemuda Suryan (kiri). FOTO: Andika/AksesJambi.com
Rocky Gerung (tengah) bersama Moderator Training Kepemimpinan dan HAM Ahmad Harun Yahya (kanan), Tokoh Pemuda Suryan (kiri). FOTO: Andika/AksesJambi.com

TANJABBAR, AksesJambi.com – Pengamat Politik Rocky Gerung dikenal sebagai Akademisi dan sosok yang kontroversial. Meski begitu, keilmuannya di Bidang Filsafat juga diakui. Pernyataannya sering kali menjadi sorotan publik di Tanah Air.

Usai mengisi acara Training Kepemimpinan dan HAM, yang diselenggarakan oleh KNPI Tanjabbar. Rocky Gerung menyempatkan mampir ke Warung Kopi H. Ismail atau biasa disebut oleh masyarakat Kuala Tungkal Warung Kopi Mael Parit 1, Rabu (10/10/2018).

Pada kesempatan tersebut, Rocky Gerung berdiskusi bersama Pemuda dan Mahasiswa. Topik pembahasannya pun tidak terlalu berat, mulai dari pembahasan Politik, Orang Tungkal hingga berbagi pengetahuannya tentang Kopi.

Berikut cuplikan video Rocky Gerung di Warung Kopi Mael Parit 1, Kuala Tungkal:

“Tungkal ini kelebihan pikiran, karena orangnya doyan minum kopi. Kopi itu bikin pikiran aktif, untuk setiap orang yang ke Tungkal datanglah ke Kopi Mael, kopi tempat orang dimuliakan,” katanya.

Untuk diketahui, ternyata Rocky Gerung selain hobinya memanjat gunung juga hobi meminum kopi. Kesukaannya kepada kopi juga menurutnya sama dengan kesukaannya kepada gunung.

“Saya minum kopi 7 sampai 9 gelas sehari dan kata orang jantung bisa berdebar, kalau saya tidak, nggak ngopi bikin saya nggak bisa tidur, karena dengan kopi fungsi otak kita dikondisikan berpikir tenang, tidak ada kegelisahan, tidur bisa nyenyak,“ kata Rocky dikutip dari jurnalistravel.com.

BACA JUGA: Cuitan Rocky Gerung Soal Letak Gunung Kerinci di Sumbar Bikin Heboh

Aktivitas utamanya naik gunung. Tidak hanya gunung-gunung di Indonesia, tetapi juga sampai beberapa kali ke Himalaya. Naik gunung baginya bisa melatih kepekaaan.

“Paling tidak seminggu nggak mencium harum hutan dan menginjak basah tanah di gunung saya nggak bisa tidur. Kenapa begitu, bukan untuk melarikan diri dari Politik, bila Anda naik gunung Anda akan memperoleh seluruh jenis kepuasan,” katanya.

(Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi