Beranda Akses Minat Baca Lemah, SDM Tak Sehat, Ekonomi Akan Sakit

Minat Baca Lemah, SDM Tak Sehat, Ekonomi Akan Sakit

FOTO: Rahma Yuniarsih
FOTO: Rahma Yuniarsih

JAMBI, AksesNews – Membahas tentang minat baca di Indonesia sangatlah penting. Karena hal ini sangat berpengaruh besar pula terhadap kemajuan pendidikan pada suatu bangsa. Tak hanya itu, pendidikan juga erat kaitannya dengan kemajuan ekonomi pada suatu negara.

Walaupun pada dasarnya yang kita ketahui, bahwa faktor dari rendahnya minat membaca juga diakibatkan oleh rendahnya kemampuan untuk mencukupi bahan bacaan ataupun buku pelajalaran.

Akan tetapi, tidak mungkin masalah seperti itu terus menerus terjadi tanpa solusi untuk diri mereka sendiri. Jika terus menerus seperti itu, tentu saja gairah untuk membaca terus semakin rendah dan hal ini sangat berdampak pada pendidikan, ekonomi, sosial, dan Sumber Daya Manusia.

Di zaman yang canggih untuk sekarang, sebenarnya sangat mudah untuk membaca dimana saja dan kapan saja, bahkan di setiap daerah sudah memperbanyak buku dan tempat membaca gratis, setiap orang bahkan bisa menulis dan membaca dimanapun mereka mau.

Ditambah lagi dengan zaman yang semakin canggih, banyak sekali penulis muda yang memperkaya dirinya dengan hasil-hasil karyanya yang luar biasa, tapi sangat disayangkan sekali masih banyak juga masyarakat yang tidak menjadikan buku sebagai ketergantungan disetiap harinya dan menjadikan minat mem baca terus saja rendah.

Padahal, hal tersebut sudah membuktikan bahwa dengan banyakmembaca dan menulis lahir lah orang-orang yang bekualitas dan membuat harum negara dengan prestasi yang mereka miliki. Menurut saya sangat disayangkan ketika kita tidak banyak membaca.

Karena apa? Ketika kita tidak membaca banyak buku tentu penulis akan kurang mendapatkan penghasilan dari tulisannya dan tulisan-tulisan berharga itu tidak banyak dibaca, begitu juga dengan sebaliknya banyak yang tidak ingin membaca dan tetap saja membiarkan dirinya sebagi salah satu dari rendahnya Sumber Daya Manusia.

Yang kita lihat banyak orang yang sekolah hingga menyandang gelar sebagai seorang sarjana tapi tidak bekerja dan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan.

Penyebabnya karena mereka sendiri yang menjadikan mereka sebagai “Pengangguran Intelegensia” dan tidak bisa meningkatkan ekonomi di negara sendiri, itu karena mereka mengenyam pendidikan tanpa banyak membaca.

Maka dari itu generasi muda harapan bangsa, kita harus meningkatkan kualitas diri kita, pendidikan, ekonomi, budaya dan sosial karena ketika kita membaca tak hanya pendidikan yang membaik akan tetapi ekonomi akan lebih membaik pula.

Dengan membaca kita dapat menemukan segala ilmu apapun itu karena buku adalah jendela dunia.

Penulis: Mahasiwa UIN STS Jambi, Rahma Yuniarsih

DRadio 104,3 FM Jambi