Beranda Akses Gagal UNBK, 298 Siswa SMA di Jambi Akan Ujian Ulang

Gagal UNBK, 298 Siswa SMA di Jambi Akan Ujian Ulang

FOTO: Ketua UN Provinsi Jambi Sugiyono (dari kanan nomor 2)
FOTO: Ketua UN Provinsi Jambi Sugiyono (dari kanan nomor 2)

JAMBI, AksesNews – Pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA di Jambi sebelumnya memang sempat terkendala, akibat gangguan padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah di beberapa sekolah.

Ketua Ujian Nasional (UN) Provinsi Jambi, Sugiyono menyebutkan jumlah siswa yang tidak hadir pada UNBK tingkat SMA, dari hari pertama hingga hari terakhir, Senin (08/04/2019) di Jambi berjumlah 211 siswa.

“Ada sebanyak 211 siswa yang akan mengikuti ujian susulan karena kendala teknis, 1 siswa kesalahan data jurusan, 86 siswa karena tidak hadir UN utama,” kata Sugiyono, Rabu (10/04/2019).

Berdasarkan dari laporan yang masuk di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi, sekolah yang harus melaksanakan UNBK ulang untuk di Kota Jambi adalah SMA 1 (40 siswa karena kendala teknis mapel Bahasa Inggris, 2 siswa karena tidak hadir jumlah 42 siswa).

SMA 3 (6 siswa karena kedala Aplikasi mapel Bahasa Indonesia, 1 siswa karena tidak hadir jumlah 7 siswa), MA Asad Jambi (1 siswa kendala teknis mapel Bahasa Inggris), SMA 6 (1 siswa tidak hadir), SMA 7 (1 siswa tidak hadir), SMA xaverius 1 (1 siswa tidak hadir), siswanto Alkhairah (1 siswa tidak hadir), MA Al Iklas (3 siswa tidak hadir)

Untuk di Kabupaten Batanghari SMA 1 (1 siswa kendala pada mapel pilihan, 1 siswa tidak hadir), SMA 3 (1 siswa tidak hadir), SMA 4 (5 siswa tidak hadir) SMA 5 (2 siswa tidak hadir) SMA 6 (1 siswa tidak hadir) SMA 7 (6 siswa kendala teknis mapel tidak bahasa Indonesia), MAN 1 (1 siswa kesalahan program studi mapel pilihan), MAN 2 (1 siswa tidak hadir), MA darul Ikhwan (1 siswa tidak hadir).

Kabupaten Tanjab Barat, SMA 2 KT ( 2 siswa tidak hadir) , MA swasta (1 siswa tidak hadir), sementara Kabupaten Tanjab Timur SMA 1 (3 siwa tidak hadir, 1 siswa kendala teknis matematika), SMA 6 (1 siswa kendala mapel pilihan), SMA 2 (1 Tidak hadir), SMA 7 (2 Tidak hadir), SMA 9 (1 tidak hadir), SMA 10 (1 tidak hadir), SMA lambur 2 (1 siswa tidak hadir).

Kabupaten Muaro Jambi: SMA 2 (1 siswa tidak hadir), MA swasta (2 siswa tidak hadir), Kabupaten Sarolangun SMA 1 (1siswa TH), SMA 3 (1 Tidak hadir), SMA 11( 2 TH), MA swasta (1 TH), Kabupaten Tebo SMA 5 ( 1 siswa) , MA Nurul Jadid (1 Tidak hadir), MA alkhausar (3 Tidak hadir), MA al Falah (1 siswa).

Sementara Kabupaten Merangin SMA 4 (85 siswa kendala teknis mapel Bahasa Inggris dan matematika), MA Azzakaiyah (44 siswa kendala teknis bahasa Indonesia) SMA 19 (11 siswa kendala teknis matematika), SMA 12 ( 33 siswa tidak hadir SMA Terbuka), MA Nurul maarif (1 siswa tidak hadir) dan Kabupaten Bungo hanya SMA 3 tanah sepenggal (2 siswa tidak hadir).

Terakhir di Kota Sungai Penuh, SMA PGRI ( 3 siswa karena kendala aplikasi mapel Bahasa Indonesia), MAN 1 (1 siswa tidak hadir) dan di Kabupaten Kerinci SMA 2 (11 siswa kendala teknis mapel Bahasa Inggris), SMA 10 (2 siswa tidak hadir).

“Setelah pelaksanaan UNBK SMA selesai, memang ada sekolah yang mengalami kendala teknis dan sejumlah siswa tak hadir saar ujian, sehingga harus dilaksanakan ujian ulang pada 15-16 April mendatang,” pungkasnya. (Bahara jati)