Beranda Akses Polda Jambi Grebek Basecamp Judi Online, Bos Besar Jadi Buron

Polda Jambi Grebek Basecamp Judi Online, Bos Besar Jadi Buron

JAMBI, AksesNews – Petugas Tim Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jambi menggrebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat tempat judi online di kawasan Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi, sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (10/03/2021).

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, didampingi Kasubdit V Cyber Polda Jambi mengatakan, dalam penggrebekan petugas berhasil mengamankan sebanyak 13 orang pelaku yang menjadi pekerja di basecamp judi togel online tersebut.

“Ada 13 pelaku kita amankan di dalam rumah yang dijadikan vasecamp tersebut. Pelaku mulai dari admin yang merekapitulasi data hingga yang mengambil uang setoran judi togel online, dan pelaku bekerja pada bidangnya masing-masing dalam perjudian togel online, semuanya warga Kota Jambi,” ujar Kombes Pol Sigit Dany Setiyono.

Kombes Pol Sigit menjelaskan, bahwa penggerek basecamp judi togel online tersebut berkat Cyber control dari tim Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jambi, sehingga setelah ditindak lanjuti tim turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil menemukan aktivitas perjudian online.

“Di lokasi kita amankan sejumlah laptop, printer, wifi, dan barang-barang untuk melakukan aksi perjudian togel online,” jelasnya.

Kombes Pol Sigit juga mengatakan bahwa basecamp judi togel online ini telah beroperasi sejak 3 (tiga) bulan lalu atau sekitar akhir tahun 2020.

“Modus pelaku ini berpindah-pindah tempat, dan menggunakan akun palsu untuk mengelabui petugas,” ucapnya.

Selanjutnya Kombes Pol Sigit mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap bos besar dari pemilik situs judi togel online Indotogel.net tersebut.

“Kita akan lakukan pengejeran terhadap pemilik server judi togel online ini,” tambahnya.

Sementara itu Ketua RT setempat yaitu RT 45, Faema Waruwu mengatakan, bahwa rumah tersebut ditempati sekitar 6 bulan lalu oleh orang asal Medan dan yang menempati rumah sudah pernah melapor ke Ketua RT.

“Dulu pernah lapor ke saya, dan saya mintai KK tapi sampai saat ini yang tinggal di rumah belum pernah mengantar ke saya,” ungkapnya. (Team AJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi