Beranda Akses Terkait Sambungan Air di Perumahan, Dewan: Kenapa ke ‘Delevoper’ Bukan Masyarakat?

Terkait Sambungan Air di Perumahan, Dewan: Kenapa ke ‘Delevoper’ Bukan Masyarakat?

Anggota DPRD Muaro Jambi Dapil Jaluko, Ulil Amri.
Anggota DPRD Muaro Jambi Dapil Jaluko, Ulil Amri.

MUAROJAMBI, AksesNews – Pengerjaan proyek pipanisasi dan pemasangan sambungan meteran PDAM baru gratis ke rumah masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi mengundang kemarahan dan kecaman DPRD Muaro Jambi.

Pasalnya, pemasangan meteran tersebut diberikan kepada developer perumahan, yang seharusnya diberikan untuk masyarakat kurang mampu bukan malah ke developer perumahan. Dana tersebut, bersumber dari DAK 2020 melalui Bidang Cipta Karya PUPR Muaro Jambi.

Meteran air tersebut telah dipasang di salah satu perumahan yang ada di Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 374 titik melalui Kabid Cipta Karya PUPR Muaro Jambi.

Anggota DPRD Muaro Jambi Dapil Jaluko Ulil Amri, menjelaskan seharusnya Kabid Cipta Karya PUPR berkoodinasi dengan PDAM Tirta Muaro Jambi, sehingga pasangan meteran air tersebut bisa tepat sasaran.

“Seharusnya koordinasi dulu, agar bermanfaat bagi masyarakat Muaro Jambi, bukan memberikan keuntungan kepada developer perumahan. Padahal perumaham tersebut, telah menyediakan meteran air dan listrik dan fasilitas lainnya,” kata Ulil Amri, Minggu (10/01/2021).

Selain itu, ia juga mempertanyakan kenapa Kabid Cipta Karya memberikan meteran air tersebut kepada developer perumahan yang ada di Jaluko Muaro Jambi. Kenapa tidak diberikan kepada masyarakat, padahal mereka juga membutuhkan?

“Persoalannya kenapa ke perumahan? Masyarakat juga membutuhkan, ternyata Tamzil Kabid Cipta Karta PUPR Muaro Jambi tidak pernah berkoodinasi dengan PDAM Tirta Muaro Jambi,” ungkapnya.

Cipta Karya PUPR Muaro Jambi ‘Rampok’ Hak Masyarakat Dapatkan Air Bersih

Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan kenapa Kabid Cipta Karya PUPR Muaro Jambi tak berkoordinasi dengan PDAM Tirta Muaro Jambi. Seharusnya, hal ini tidak terjadi jika ada koordinasi dari Kabid Cipta Karya PUPR Muaro Jambi.

“Jika sudah begini, siapa yang dirugikan? Pasti masyarakat yang dirugikan. Dengan adanya kejadian ini, ada kemungkinan dan indikasi ada kerja sama dengan perumahan developer tersebut,” pungkasnya. (Duha)

DRadio 104,3 FM Jambi