Beranda Akses Jambi Bisa Uji 192 Spesimen Covid-19 dalam Sehari

Jambi Bisa Uji 192 Spesimen Covid-19 dalam Sehari

JAMBI, AksesNews – Juru Bicara Team Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengumumkan penambahan kasus positif di Jambi sebanyak 45 orang hari ini, Jumat (9/10/2020) sore.

“Sebanyak 45 tambahan positif itu, di antaranya berasal dari Kabupaten Bungo 18 orang, Batanghari 2 orang, Muaro Jambi 6 orang, Kerinci 2 orang, Merangin 10 orang, Kota Jambi 5 orang, Sarolangun dan Tanjab Timur masing-masing satu,” kata Johansyah.

Selain tambahan kasus positif baru, pasien sembuh juga bertambah 5 orang dan kasus kematian bertambah 2 orang. Untuk pasien yang masih dalam perawatan saat ini berjumlah 435 orang dan spesimen 435 tunggu.

Kedua pasien positif yang meninggal tersebut, yakni pasien 491 inisial SH (perempuan, usia 47 tahun) asal Tebo dengan keterangan Komordib Ginjal-BP. Satu lagi, pasien 758 inisial WH (laki-laki, usia 45 tahun) asal Kota Jambi dengan keterangn Suspek di RS Theresia Jambi.

“Untuk pasien meninggal positif Covid-19 asal Tebo, diumumkan pada hari Rabu tanggal 07 Oktober 2020, pukul 04.52 WIB,” tambahnya.

Berdasarkan update sebaran data terbaru Covid-19 Jambi, suspek tambah 25 jadi 118 kasus, terkonfirmasi positif tambah 22 jadi 669 kasus, dirawat 435 pasien, sembuh tambah 5 jadi 309 orang, kematian tambah 2 jadi 16 orang dan spesimen 435 tunggu meningkat 177. 

“Uji swab di Lakesda sedang dalam proses penyiapan alat, dan pelatihan tenaga uji swab, sehingga 2 Minggu bisa beroperasi. Ini bisa memproses hasil uji swab sekali running sebanyak 96 spesimen dan dalam satu hari 2 running, artinya bisa diuji sebanyak 192 spesimen,” jelas Johansyah.

Untuk diketahui, dalam sepekan ini mulai 3 Oktober hingga 7 Oktober 2020 penambahan kasus positif Corona menunjukkan angka peningkatan tajam. Terjadi lonjakan 202 kasus, sehingga total akumulasi mencapai 760 kasus.

Secara urutan penambahan positif di Jambi, tertinggi terjadi pada 8 Oktober 2020 dengan 46 kasus. Kemudian 9 Oktober 45 kasus, 6 Oktober 29 kasus, 5 Oktober 25 kasus. Selanjutnya, 5 Oktober 25 kasus, 7 Oktober dan 4 Oktober masing-masing 22 kasus dan 3 Oktober 13 kasus.

Secara wilayah dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, kasus tertinggi masih di posisi pertama Kota Jambi dengan 297 kasus, Tanjab Barat 104 kasus, Muaro Jambi 97 kasus, Bungo 54 kasus, Merangin 45 kasus, Sarolangun 30 kasus, Kota Sungai Penuh 27 kasus, Kerinci 27 kasus, Tanjab Timur 15 kasus dan Tebo 12 kasus. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi