Beranda Akses OYO Siapkan Diskon Spesial, di Tengah Bertambahnya Minat Digital Nomad

OYO Siapkan Diskon Spesial, di Tengah Bertambahnya Minat Digital Nomad

JAKARTA, AksesNews – Indonesia menjadi salah satu destinasi incaran para digital nomad atau juga yang dikenal sebagai pengembara digital. Didukung kemajuan pesat pada infrastruktur teknologi dan beragamnya destinasi wisata yang menawarkan pengalaman yang menarik, OYO sebagai platform akomodasi global terkemuka turut serta mendukung pemerintah pada momentum recovery ini untuk membangkitkan kembali sektor industri pariwisata yang sempat mati suri setelah pandemi Covid-19.

Pemerintah Indonesia telah membuka pintu bagi wisatawan digital nomad dan wisatawan yang ingin berlibur sekaligus bekerja remote dari Indonesia dengan menggunakan visa tujuan sosial budaya atau B211. Menteri Pariwisata mengatakan bahwa penerbitan visa jenis ini bertujuan untuk merespons arus digitalisasi sekaligus mengakomodir pola perilaku karyawan di era pasca-pandemi. Hal ini dilakukan untuk menarik lebih banyak turis asing yang akan turut membangkitkan industri perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal. Para digital nomad atau pekerja jarak jauh dihimbau juga untuk meningkatkan status izin dengan mengurus KITAS yang diterbitkan dari kantor imigrasi setempat.

Sebagai salah satu program yang dimaksudkan untuk menarik para profesional, pengusaha, dan pekerja lepas yang dapat bekerja dari jarak jauh dan membutuhkan fleksibilitas untuk bekerja sambil berwisata, OYO ingin mendukung pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempromosikan pariwisata di Indonesia. Seperti di Bali yang menjadi pusat “digital nomad” dan workcation, OYO mendukung target Pemerintah provinsi (Pemprov) Bali yang menargetkan 4.5 juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2023 dengan menambah jumlah properti premium yang akan memenuhi standar kualitas layanan, keamanan bagi wisatawan. Townhouse Oak Maxi Hotel Legian, Townhouse Oak Series Signature Bali, Collection O 91189 Premium Legian, Capital O 92229 Pudak Sari Homestay menjadi beberapa pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati work from Bali.

Ankit Tandon, Global CBO dan CEO, Asia Tenggara dan Timur Tengah mengatakan “Sebagai platform teknologi hospitality terbesar di Indonesia, OYO berkomitmen untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan pariwisata negara. Fokus kami pada properti premium di Indonesia sejalan dengan program ini. Kami menantikan lebih banyak lagi kolaborasi serupa dengan pemerintah”. 

Mendukung inisiasi tersebut, wisatawan dapat dengan mudah mengunduh aplikasi OYO, dan mengetuk banner digital nomad untuk menemukan properti yang diinginkan, dengan menggunakan kode kupon IDGTS3 pelanggan dapat menikmati diskon hingga 70% di seluruh properti OYO yang tersebar di 180 kota di Indonesia, serta layanan Yo!Chat untuk dapat berinteraksi langsung dengan layanan pelanggan 24 jam. Melalui penambahan kategori properti premium seperti Townhouse OAK, dan Collection O, OYO memberikan pengalaman menginap yang berkualitas dengan fasilitas yang mendukung para digital nomad seperti konektivitas yang memadai, serta fasilitas lainnya seperti kolam renang, restoran dan lokasi yang dekat dengan coworking space yang akan menambah kenyamanan bagi para wisatawan.

Tak hanya itu, sebagai perusahaan tech-hospitality terkemuka, OYO optimis pada pemulihan sektor industri perhotelan dan pariwisata Indonesia dengan mendukung percepatan capaian pergerakan 1,4 miliar wisata domestik dengan mendukung penerapan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment Sustainability) oleh Patron, inisiatif sanitized stay pada setiap properti, status VaccinAid bagi properti dengan staf yang sudah tervaksinasi, serta penerapan contacless check-in untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengalaman menginap. Pelanggan juga dapat menikmati program loyalitas OYO Wizard untuk tambahan diskon khusus hingga gratis menginap.

Sejak didirikan di Indonesia pada tahun 2018, OYO telah mencatat pertumbuhan 15 kali lipat dengan peminat lebih dari 13 juta pelanggan. OYO secara konsisten memperkuat identitasnya sebagai pemimpin pasar yang mendukung percepatan pencapaian target pemerintah. (Rls/*)