Beranda Akses Pemprov Jambi Bentuk Dewan Pengawas RSUD Raden Mattaher

Pemprov Jambi Bentuk Dewan Pengawas RSUD Raden Mattaher

JAMBI, AksesNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membentuk Dewan Pengawas RSUD Raden Mattaher. Sebanyak 5 orang menjadi dewan tersebut, lalu dilantik di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (09/03/2022).

Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan bahwa dewan ini dibentuk untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Raden Mattaher, juga agar masyarakat merasakan Pemprov Jambi hadir dalam pelayanan tersebut.

“Dengan adanya dewan pengawas ini diharapkan masyarakat dapat merasakan pemerintah hadir dalam pelayanan di rumah sakit ini. Itu yang harus dikejar dewan pengawas,” katanya.

Ia pun mengatakan tugas pokok dewan tersebut, yakni mengawasi kinerja RSUD Raden Mattaher. Tentu saja juga mencegah terjadinya maladministrasi, dan pelayananan yang mengecewakan masyarakat.

“Kita ingin rumah sakit dapat melayani pasien umum. Tak hanya kejiwaannya. Harus kuat soal kesehatan” tuturnya.

Haris berharap dengan adanya peningkatan pelayanan, masyarakat dapat kembali mempercayai RSUD Raden Mattaher.

“Sehingga masyarakat kita dapat memprioritaskan rumah sakit. Baru pilihan keduanya adalah rumah sakit swasta,” katanya.

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Jambi belum lama ini mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di RSUD Raden Mattaher. Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kurang baik di rumah sakit tersebut.

Untuk mendapatkan pelayanan, masyarakat harus menunggu berjam-jam. Bahkan ada yang tidak mendapatkan kepastian pelayanan.

“Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan pelayanan di RSUD Raden Mataher. Kita minta Gubernur Jambi ambil sikap tegas. Evaluasi manajemennya. Kalau tidak berani. Sama saja membiarkan pelayanan yang buruk,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jambi, Saiful Roswandi.

Ketua Dewan Pengawas RSUD Raden Mattaher yang baru saja dilantik, yakni Apani yang menjabat Asisten I Setda Provinsi Jambi. Kemudian, anggotanya Agus Pringadi (Kepala Bakeuda Provinsi Jambi), Johansyah (Kepala Biro Perekonomian dan SDA Jambi), Ike Silviana (Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi Jambi), dan Mahmud Ishak yang dulu pernah menjabat dewan pengawas pada masa Gubernur Hasan Basri Agus. (Sob/*)