Beranda Akses Selundupkan 154.774 Benih Lobster, Dua Tersangka Didakwa Bersalah

Selundupkan 154.774 Benih Lobster, Dua Tersangka Didakwa Bersalah

JAMBI, AksesNews – Dua orang tersangka, yakni Nanag Robiana dan Elfadiaz Mukti Wibowo yang terlibat penyelundup 154.774 benih lobster senilai puluhan miliar rupiah yang ditangkap kepolisian Polres Tanjung Jabung Timur beberapa waktu lalu, didakwa bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri (Kejari) Jambi.

Dalam dakwaannya, JPU Kejari Jambi Diah, mengatakan terdakwa tersebut secara sah dan terbukti melakukan perbuatan, mengeluarkan, mengadakan, mengedarkan, atau memelihara ikan yang merugikan masyarakat, atau lingkungan sumber daya ikan.

“Dengan cara melakukan penyeludupan Benih Lobster ke luar wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia,” kata Diah, Kamis (08/11/2019) kemarin.

Menurut jaksa, perbuatan terdakwa tersebut telah melanggar peraturan perundangan undagan yang ada. Dari Benih Lobster yang diselundupkan tersebut, membuat negara mengalami kerugian yang cukup besar. Akibat perbuatan mereka, kerugian negara mencapai Rp 23 Miliar dari sumber daya alam.

“Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 88 Junto, Pasal 16 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia, Nomor 31 tahun 2004, Tentang perikanan, Junto undang-undang Republik Indonesia, Nomor 45 tahun 2009, tentang perubahan atas undang-undang Republik Indonesia, nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Junto 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” tegasnya .

Untuk diketahui mereka (terdakwa, red), ditangkap saat kepolisian melaksanakan patroli di seputaran wilayah Polsek Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Saat itu , polisi mendapat informasi tentang adanya 2 (dua) mobil yang mencurigakan berjalan dari Muara Sabak ke Nipah Panjang.

Setelah dihentikan, dan dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah kotak yang berlapiskan plastik warna hitam di dalam mobil. Setelah dilakukan pemeriksaan isi kotak tersebut ternyata berisi benih lobster, sebanyak 154.774 ekor.

Isi kotak tersebut, terdiri dari benih lobster jenis pasir sebanyak 153.400 ekor dan benih lobster jenis mutiara sebanyak 1.374 ekor. Sementara kerugian negara yang berhasil diselamatkan dalam kasus ini mencapai Rp 23 Miliar. (Bjs)