Beranda Akses Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Alfamart, Terungkap Pelaku Rencanakan Aksinya

Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Alfamart, Terungkap Pelaku Rencanakan Aksinya

JAMBI, AksesNews – Kasus pembunuhan Muhamad Safi’i alias Fikri (28), pegawai Alfamart di Kota Jambi, warga Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, direkonstruksi. Diketahui, pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana.

Kedua tersangka, yakni MS dan RAP yang merukapan teman korban sendiri sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban sejak dari rumah.

Rekonstruksi dilakukan di halaman Mapolsek Telanaipura Kota Jambi, dengan memerankan 30 adegan mulai pembunuhan hingga perencanaan yang disusun secara sistematis, Kamis (07/11/2019) kemarin.

Adegan dimulai tersangka saat berada di rumah RAP dan telah merencanakan melaksanakan perampasan harta benda korban, dan bahkan jika korban melawan akan dihabisi dengan pisau yang telah dibawa dari rumah RAP.

Awalnya, RAP yang sudah sering komunikasi dengan korban mendapat pesan Facebook dari korban jika korban meminta RAP untuk datang kos miliknya yang berada di Jalan Empu Sendok, Lorong Pepaya, RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Mendapat pesan tersebut, kemudian ia mengajak tersangka MS untuk kos korban. Saat itu, RAP mengajak MS untuk mengambil motor dan sejumlah harta benda korban. Bahkan RAP memerintahkan MS mengambil pisau di dapur untuk dibawa kerumah korban.

Hal itu dilakukan, jika korban nantinya melawan akan dihabisi dengan pisau tersebut. Kemudian keduanya berangkat dengan menggunakan sepeda motor pada Rabu 4 September 2019 lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA: Karyawan Alfamart Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kosnya

Sesampainya dirumah korban, kedua tersangka dan korban sempat main game online bersama di Handphone masing-masing. Bahkan, mereka juga sempat nonton tv secara bersama dan tidur bersama dalam satu kamar.

Baru saat rekontruksi terungkap pada adegan ke 13 rencana pembunuhan tersebut, mulai dilakukan keduanya sekitar pukul 04.00 WIB saat korban tertidur pulas. Saat itu tersangka RAP membangunkan tersangka MS untuk menghabisi korban.

Saat itu, tersangka RAP meminta MS untuk mengambil tabung gas LPG 3 Kg yang ada di sudut kamar korban dan dihantamkan ke kepala korban bagian belakang sebanyak dua kali. Alhasil, korban langsung kesakitan sambil menangis. Seketika itu, RAP mengambil bantal dan langsung menutupkan kebagian wajah agar tangisan dan rintihan itu tidak terdengar.

Setelah dilakukan pemukulan dengan tabung gas, pada adegan selanjutnya tersangka MS pada adegan ke 20 mengambil palu yang sudah ada di kamar tersebut kemudian memukulkan dengan kencang sebanyak dua kali yang kebagian kuduk korban, namun korban masih juga belum tewas.

Selanjutmya, tersangka RAP mengambil Pisau di dalam jok motor yang dibawanya dari rumah yang sengaja disiapkan untuk menghabisi korban. Kemudian pada adegan ke 24, pisau tersebut diserahkan ke tersangka MS untuk melakukan penusukan ke pungung korban sebanyak dua kali, hingga akhirnya korban tidak bergerak lagi.

Melihat korban tidak bergerak lagi, kedua tersangka langsung mengambil laptop, dompet dan motor korban serta membawa pergi benda-benda berharga milik korban.

Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra mengatakan, rekontruksi tersebut dilakukan untuk mencocokkan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan apa yang sebenarnya dilakukan kedua tersangka. Agar nantinya jaksa dalam menyusun dakwaan tidak kebingungan.

“Ini untuk melangkapi beberapa hal yang dibutuhkan jaksa dalam proses pemeriksaan berkas,” katanya.

Yumika menegaskan, ada beberapa adegan yang dilakukan tersangka untuk merencanakan pembunuhan. “Ada perencanaan dari awal untuk menguasai harta benda korban,” pungkasnya

Untuk diketahui, Muhamad Safi’i alias Fikri pegawai Alfamart yang tewas dibunuh dan ditemukan dalam kondisi membusuk di Kamar Kosnya, yang berada di Jalan Empu Sendok, RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi beberapa waktu lalu. (Bjs)