Beranda Akses BNNK Batanghari Gencar Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba

BNNK Batanghari Gencar Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba

BATANGHARI, AksesJambi.com -Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Batanghari selalu gencar menyosialisasikan bahaya narkoba, dengan tujuan meningkatkan wawasan dan menekan jumlah penyalahgunaannya.

Sosialisasi kali ini lebih mengarah ke Sektor Pendidikan, yang tertuju terhadap Guru Bimbingan Konseling (BK) dan seluruh Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Batanghari, Selasa (06/11/2018) lalu.

Kepala BNNK Kabupaten Batanghari, Zuhairi mengatakan, untuk saat ini peredaran narkoba sedang mengancam kehidupan bangsa indonesia, pasalnya, ada 71 jenis narkoba yang telah beredar di indonesia.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di sektor pendidikan seperti para guru-guru dan kepala sekolah agar untuk lebih berperan aktif dalam mengawasi prilaku anak didiknya di sekolah, para siswa juga harus lebih mengetahui jenis narkoba yang beredar di masyarakat agar bisa terhindar dari ancaman bahaya narkoba

”Selain melakukan tindakan, kami juga gencar melakukan sosialisasi ke berbagai kalangan salah satunya guru BK dan kepala sekolah. Mereka harus mengetahui jenis-jenis narkoba dan mengajak anak-anaknya untuk tidak mencoba atau mengonsumsi,” katanya.

Ia juga menyebutkan, penyalahgunaan narkoba sudah masuk ke berbagai kalangan masyarakat mulai dari pejabat publik, artis, masyarakat biasa, bahkan anak-anak. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk berkomitmen dan menyatakan perang terhadap narkoba.

”Kita terus mengimbau kepada masyarakat agar terus memperhatikan perkembangan anaknya. Bila ditemukan perilaku perubahan sikap, jangan dibiarkan, karena siapa tahu anak sudah terpengaruh narkoba,” imbuhnya.

Menurutnya, BNNK terus berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan seluruh instansi pemerintah dan swasta, komunitas masyarakat, termasuk media massa, agar perkembangan narkoba bisa dicegah dan bersama-sama menumpas peredarannya.

Salah satunya membentuk desa atau kampung bebas narkoba khususnya di wilayah perbatasan yang kerap dijadikan jalur perlintasan para bandar atau kurir

“Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak pengguna dan para pengedar narkoba. Selain masyarakat, sosialisasi pencegahan bahaya narkoba juga diberikan kepada seluruh pegawai BNNK. Dengan harapan mereka bisa menjadi penggerak di keluarga dan tempat tinggalnya” pungkasnya. (Abd)

DRadio 104,3 FM Jambi