Beranda Akses Tanoto Foundation Perkenalkan ‘Moodle’ kepada Guru dan Kepala Sekolah di Jambi

Tanoto Foundation Perkenalkan ‘Moodle’ kepada Guru dan Kepala Sekolah di Jambi

JAMBI, AksesNews – Pandemi telah mendorong terjadinya transformasi kegiatan pembelajaran secara online (daring), termasuk pelatihan dan pendampingan Program PINTAR.

Moodle merupakan salah satu platform pengelolaan pembelajaran online (Learning Management System/LMS) yang populer digunakan oleh pemerintah maupun swasta, termasuk Tanoto Foundation dengan laman LMS pintartanoto.id.

Atas hal tersebut 160 fasilitator daerah Program PINTAR yang merupakan agen perubahan pendidikan di Kabupaten mitra diharapkan dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.

“Kegiatan tersebut untuk memperkuat pemahaman fasilitator daerah dalam mengenal Learning Management System melalui Moodle,” ujar Medi, Kamis (08/07/2021).

Peserta difasilitasi untuk mengidentifikasi kemampuan belajar setiap siswa dan cara memberikan pembelajaran berdiferensiasi. Metode ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar siswa.

“Hal tersebut agar mendorong guru menyiapkan pembelajaran untuk siswa secara baik, kepala sekolah pasti harus memastikan kebutuhan guru agar pembelajaran dapat terlaksana dengan baik,” tambah Medi.

Setelah fasilitator dilatih, mereka akan melatih kembali guru-guru mitra Tanoto Foundation di Kabupaten.

“Namun, ada yang berbeda pada saat pelatihan di tingkat sekolah. Kalau sebelum pandemi, pelatihan diadakan di level sekolah. Namun kini dilaksanakan secara group learning berdasarkan kelompok mata pelajaran,” ujar Medi.

Menjawab Kebutuhan Sekolah

Nuraini, Kepala SDN 003 Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat menyebut pelatihan ini menjadi kebutuhan mendesak bagi pengelola sekolah dalam menyiapkan pembelajaran berkualitas di tengah pandemic.

“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam menyiapkan pembelajaran campuran PTM terbatas dan PJJ. Kami bisa mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, tanpa mengurangi hasil belajarnya,” urai Nuraini.

Syafyendri, guru SMPN 7 Batang Hari mengakui setelah mengenal LMS ini dirinya berharap dapat lebih baik dalam mengajar.

“Sama halnya ketika guru ingin melakukan pembelajaran tatap muka, harus menyiapkan segala hal. Kini dengan adanya pengenalan LMS pintartanoto.id. membuat saya bisa mengajar lebih baik lagi,” pungkasnya. (Rls/*)

DRadio 104,3 FM Jambi