Beranda Akses Simpan Sabu di Pakaian Dalam, IRT di Tanjab Barat Ditangkap Polisi

Simpan Sabu di Pakaian Dalam, IRT di Tanjab Barat Ditangkap Polisi

Ilustrasi tahanan diborgol. Foto: harianterbit
Ilustrasi tahanan diborgol. Foto: harianterbit

TANJABBAR, AksesJambi.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial NA berumur 38 tahun, warga Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat ditangkap polisi karena mengedarkan sabu.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti 4 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus dalam plastik pembalut merk Charm yang berisi seberat 3,5 gram sabu. Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Tanjab Barat.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu (03/02/2021), yang saat itu Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Tanjab Barat mendapat laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di sekitar Jalan Kesejahteraan, Tungkal III, Tungkal Ilir.

Simpan Sabu di Celana Dalam, Pria Asal Tanjab Barat Dibekuk Polda Jambi

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Iptu Septia Intan untuk melakukan penyelidikan. Tim mencurigai seorang wanita yang berada di pinggir jalan sekitar TKP dan langsung mengamankannya.

“Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Tanjab Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, Senin (08/02/2021).

Setiba di Mapolres Tanjab Barat, polisi langsung melakukan penggeledahan. Dari penggeledahan itu, ditemukan sebuah paket sabu di dalam tas dan tiga pekat dibungkus pembalut yang disimpan dalam pakaian dalamnya (bra, red).

“Pelaku ini berperan sebagai kurir dan kita amankan pada 03 Februari lalu sekitar pukul 20.52 WIB. Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Tanjab Barat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara.

Jadi kurir, seorang IRT ditangkap karena edarkan narkoba di Tanjab Barat.

Jadi kurir, seorang IRT ditangkap karena edarkan narkoba di Tanjab Barat.

“Pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Junto 112 Ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama lima tahun,” pungkasnya.

Selain itu, terkait maraknya peredaran narkoba di Tanjab Barat saat ini, Kapolres menyampaikan akan menindak tegas dan memproses hukum siapapun yang terlibat narkoba di wilayah hukumnya.

“Tidak ada toleransi apapun untuk siapapun yang terlibat dalam kasus narkoba. Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang telah membantu dan memberikan informasi perihal peredaran barang haram ini,” pungkasnya. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi