Beranda Akses Usai Pelantikan Fasha-Maulana, Sani: Masih Ada Proses Hukum yang Berjalan

Usai Pelantikan Fasha-Maulana, Sani: Masih Ada Proses Hukum yang Berjalan

KOTAJAMBI, AksesNews – Wakil Walikota Jambi Abudullah Sani, periode 2013-2018 menghadiri dan memberikan selamat kepada Fasha-Maulana sebagai Walikota dan Wakil Walikota Jambi terpilih, yang baru saja dilantik.

Pasangan Fasha-Maulana sebagai Walikota dan Wakil Walikota Jambi periode 2018-2023 dilantik secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (07/11/2018).

Usai pelantikan, Abdullah Sani berharap Kota Jambi semakin lebih baik lagi dan ia juga mengingatkan masih ada proses yang berjalan. “Semoga menjadi Pemimpin amanah rakyat dan Mudah-mudahan kedepan Kota Jambi lebih baik dengan kepemimpinan yang baru ini,” sebutnya.

Selain itu, Abdullah Sani juga berpesan kepada Pemerintah Kota untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi selama periode pertama Syarif Fasha. Dirinya menyayangkan kasus politik uang yang masih berjalan ditangani oleh Polresta Jambi pada pemilihan Walikota lalu, sampai saat ini belum tuntas.

“Kepada penegak hukum di Jambi, kepolisian dan kejaksaan, agar mengusut tuntas dugaan Politik Uang pada Pilkada Kota Jambi. Terus terang kami masih berharap sampai di dilanjutkan sesuai dengan hukum yang berlaku, Profesional. Dalam arti tentunya adalah dari Kapolres, Kapolda bahkan Kapolri yang berwenang untuk itu,” jelas Sani.

Tapi jangan salah, kata Sani, ia bukan menargetkan untuk dilantik. Targetnya adalah mudah-mudahan penegakan hukum di Jambi ini bisa berjalan sebagai mana aturan yang berlaku, guna pembelajaran dalam menegakan hukum di ruang Politik Praktis, dikarenakan kedepannya Indonesia dan khususnya Jambi akan menyelenggarakan Pemilu 2019 baik itu Pileg maupun Pilpres.

Saat ditanya, kesan dan pesan selama menjadi Wakil Walikota Jambi berpasangan dengan Syarif Fasha, ia hanya menggelangkan kepala dan menyebutkan jika pemerintahan kota jambi ingin bersih, usut dulu kasus politik uang, karena kedepan masih banyak kontestasi politik yang di hadapkan seperti Pileg dan Pilpres.

“Mudah-mudahan contoh-contoh money Politic seperti itu akan kita perkecil, minimal kita kurangi,” pungkasnya. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi