Beranda Akses Sinergi OJK Perkuat Fungsi Audit Internal Terkini

Sinergi OJK Perkuat Fungsi Audit Internal Terkini

JAKARTA, AksesNews – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan lembaga/asosiasi profesi di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam mendukung stabilitas sistem keuangan Indonesia.


“Untuk mendukung terwujudnya stabilitas sistem keuangan Indonesia, diperlukan penguatan peran dan fungsi Internal.  Audit di lembaga masing-masing antara lain melalui asurans dan konsultansi atas efektivitas GRC dan internal control untuk memastikan bahwa penerapan tata kelola dan tujuan organisasi bisa tercapai,” kata Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena dalam sambutannya di Forum Penguatan Fungsi GRC dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi dengan Kementerian/Lembaga dan Stakeholders dalam Rangka Diseminasi Standar Audit Internal Terkini” di Jakarta, Jumat (07/06/2024).

Forum Penguatan Fungsi GRC ini merupakan inisiasi OJK dengan Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang diselenggarakan secara berkala sejak tahun 2023 untuk mendiskusikan isu-isu GRC terkini.

Topik yang dibahas terkait implementasi Global Internal Audit Standard (GIAS) terbaru yang akan berlaku efektif Januari 2025 mendatang. Dalam forum itu diikuti lebih dari 3.900 profesi auditor internal di sektor publik dan swasta, akademisi, serta stakeholders yang hadir secara online maupun offline.

Dalam sesi paparan narasumber, President of Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia, Angela Simatupang menyampaikan GIAS 2024 terdiri dari 5 (lima) domains, 15 (lima belas) guiding principles, dan 52 (lima puluh dua) standards.

Dimana setiap prinsip didukung oleh standar yang berisi persyaratan, pertimbangan untuk implementasi, dan contoh bukti kesesuaian dalam rangka mendukung peningkatan inklusivitas dan transparansi auditor internal di masa depan.

Peluncuran GIAS diharapkan menjadi panduan praktik audit internal secara global untuk mengakomodir kebutuhan sektor publik maupun swasta. Implementasi tersebut diharapkan mampu memperkuat profesi GRC, mendukung peningkatan kualitas fungsi audit internal, dan mendorong integrasi melalui perencanaan strategis audit internal berbasis GRC.

Sebagai wujud komitmen OJK untuk memperkuat governansi, Bidang Audit Internal dan Manajemen Risiko OJK telah mengadopsi GIAS dalam pedoman umum audit internal dan akan terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas fungsi audit internal OJK.

Ke depan, OJK akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi bersama kementerian, lembaga, dan lembaga/asosiasi profesi di bidang GRC untuk dapat memperkuat penyampaian pesan penting OJK terkait penguatan governance dan penegakan integritas di sektor Jasa Keuangan Indonesia. (Rls/*)