Beranda Advertorial 9.424 KK di Jambi Terima SK Hutan Sosial dari Jokowi

9.424 KK di Jambi Terima SK Hutan Sosial dari Jokowi

Gubernur Jambi Fachrori Umar saat mengikuti penyerahan SK Hutan Sosial dan TORA kepada sejumlah warga Jambi secara virtual.
Gubernur Jambi Fachrori Umar saat mengikuti penyerahan SK Hutan Sosial dan TORA kepada sejumlah warga Jambi secara virtual.

JAMBI, AksesNews – Sebanyak 9.424 Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Jambi menerima surat keputusan (SK) Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Kamis (07/01/2021).

Penyerahan tersebut dilakukan secara virtual dari Istana Negara, Jakarta. Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan masyarakat penerima SK di Jambi hadir untuk menerima SK dari presiden secara virtual, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Untuk Provinsi Jambi sendiri, SK Hutan Sosial yang diserahkan sebanyak 64 SK dengan luas 32.500,92 hektare yang menyasar 9.424 KK.

“Provinsi Jambi menerima 64 SK dengan luas 32.500,92 hektare, bagi 9.424 KK,” kata Gubernur Jambi, Fachori Umar usai mengikuti penyerahan SK Hutan Sosial dari Presiden Jokowi, Kamis (07/01/2021).

Pada kesempatan tersebut, sejumlah perwakilan warga Jambi penerima SK tersebut hadir secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Jambi, dan turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Jambi Sudirman dan Kepala OPD terkait tampak mendampingi.

Di Jambi, Ada 64 SK yang Diterbitkan untuk Hutan Sosial

Hadir pula, Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Masyarakat Adat Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ir. Muhammad Said.

Dalam acara tersebut, Presiden menekankan kepada seluruh penerima agar betul-betul memanfaatkan lahan supaya digunakan untuk kegiatan usaha yang produktif dan ramah lingkungan tanpa mengganggu fungsi ekosistem hutan.

“Jangan sampai sudah dapat SK ini kemudian dipindahtangankan ke orang lain. Hati-hati, saya ikuti,” tegas Jokowi.

Hutan Sosial yang diserahkan ini memungkinkan masyarakat penerima untuk mengelola kawasan hutan sesuai yang tertera dalam SK. Untuk SK Hutan Sosial disebut sebagai SK Hijau, sedangkan SK TORA Kawasan Hutan disebut SK Biru.

“Hari ini, diserahkan 2.929 SK Perhutanan Sosial di seluruh tanah air, di seluruh Indonesia, luasnya 3.442.000 hektare. Dengan adanya SK Perhutanan Sosial diharapkan akan bermanfaat bagi kurang lebih 651.000 KK. Selain itu juga, diserahkan 35 SK Hutan Adat seluas 37.500 hektare dan 58 SK TORA seluas 72.000 hektare di 17 provinsi,” kata Presiden.

Presiden juga menyatakan, sejak lima tahun yang lalu pemerintah telah memberikan perhatian khusus terhadap redistribusi aset, karena hal tersebut terkait dengan tingkat kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, khususnya yang terjadi di perdesaan dan di lingkungan sekitar hutan.

“Pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini melalui kebijakan perhutanan sosial dan reforma agraria. Redistribusi aset juga menjadi jawaban atas sengketa agraria yang marak terjadi dan ini menjadi salah satu jawaban atas sengketa-sengketa agraria yang ada, baik itu antara masyarakat dengan perusahaan atau antar masyarakat dengan pemerintah,” pungkasnya. (Bjs/Hms)

DRadio 104,3 FM Jambi