Seluruh Korban Erupsi Gunung Marapi Berhasil Dievakuasi: 52 Selamat, 23 Meninggal

SUMBAR, AksesNews – Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan yang berjumlah kurang lebih 200 orang terdiri dari personel Kantor SAR Padang, Kantor SAR Pekanbaru, Kantor SAR Jambi, Kodim 0304/Agam, Polresta Bukit Tinggi, Rescue KSB Banuhampu, PMI Padang Panjang, Polres Padang Panjang, BPBD Padang Panjang, PMI Tanah Darat.

Selanjutnya, PMI Kab Agam, Potensi SAR 50 Kota, Potensi SAR Padang Panjang, Relawan Rumah Zakat, Tagana, U-40 Sumatera Barat, Pos Padang Laweh, Brimob Padang Panjang, Batalyon Infanteri 131 Payakumbuh, Penggiat Sumbar serta masyarakat telah melakukan evakuasi korban dengan data rincian sebagai berikut:

1. Selamat = 52 Orang
2. Meninggal Dunia = 22 Orang
3. Dalam Pencarian = 1 Orang

Evakuasi dilakukan dengan cara estafet hingga malam hari mengingat kondisi jalur yang cukup terjal serta licin dikarenakan cuaca sempat diguyur hujan dan juga Erupsi Gunung Marapi yang masih terjadi hingga pagi ini, Rabu (06/12/2023).

Selanjutnya, korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dibawa menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit RSUD Achmad Muchtar Bukit Tinggi untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar.

Pada hari keempat, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian 1 korban terakhir atas Nama Siska Alfiana. Tim melanjutkan pencarian sekitar pukul 10.00 WIB, dikarenakan pagi hari Gunung Marapi kembali erupsi.

Pencarian Tim SAR Gabungan pun membuahkan hasil, siang hari korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menggunakan tandu menuju Posko Induk dengan sistem Paralel.

Kemudian, sore harinya Tim SAR Gabungan tiba di Posko Utama dan korban langsung dievakuasi menuju RSUD Achmad Muchtar Bukit Tinggi menggunakan ambulance. Data korban Erupsi Gunung Marapi berjumlah 75 orang, 52 selamat dan 23 orang meninggal dunia. (Rls/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here