Beranda Advertorial Rekor Muri, 3.805 Orang Petik Teh Serentak di Kaki Gunung Kerinci

Rekor Muri, 3.805 Orang Petik Teh Serentak di Kaki Gunung Kerinci

KERINCI, AksesJambi.com – Serangkaian kegiatan dalam pelaksanaan Festival Kerinci tahun 2019 yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci yang dilaksanakan dari tanggal 3-7 November 2019. ada banyak pagelaran seni, keunikan dan budaya rakyat dari berbagai daerah dalam lingkup kabupaten kerinci.

Salah satu pagelaran unik yang menyita perhatian halayak ramai yang pertama kali digelar dalam rangkaian Festival Kerinci yaitu Nikah massal yang dilaksanakan pada tanggal 5 November 2019 kemarin.

BACA JUGA: 15 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis Festival Kerinci 2019

Tak hanya itu, Pemkab Kerinci dibawah Kepemimpinan Adirozal-Ami Taher juga ingin memecahkan rekor muri yaitu pagelaran memetik daun teh dengan peserta 3805 orang dengan membentuk konfigurasi aksara “KERINCI” di hamparan perkebunan teh terluas di dunia itu.

Dalam sambutannya, Bupati Adirozal mengatakan, kegiatan memetik daun teh di area perkebunan teh terluas di dunia ini, selain memecahkan rekor muri juga akan menjadi tranding topik dunia. “Selain merupakan pemetik daun teh terbanyak, ini juga akan membentuk huruf aksara kerinci dengan warna-warni,” kata Adirozal.

Selanjutnya, Adirozal menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pahlawan-pahlawan wisata dan masyarakat yang sudah mensukseskan kegiatan memetik daun teh terbanyak yang sudah memecahkan rekor muri.

“Kita berharap dengan kegiatan ini, target jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat hingga 350 ribu orang,” kata Bupati Kerinci, Adirozal usai menerima piagam penghargaan rekor Muri Indonesia, Rabu (06/11/2019).

Dia mengatakan seremonial petik teh ini termasuk dalam rangkaian Festival Kerinci, berlangsung 3-7 November 2019. Bukan hanya menyuguhkan atraksi pariwisata, kegiatan ini memecahkan rekor Muri kategori internasional.

Festival Kerinci yang digelar setiap tahun dari 2014 hingga 2018 berhasil mendatangkan wisatawan sebanyak 200 ribu orang. Dengan adanya kegiatan atraksi budaya akan mendongkrak kunjungan wisatawan hingga 350 ribu orang.

Mantan Wakil Walikota Padang Panjang ini meyakini tingginya kunjungan wisatawan berkolerasi dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Dunia wisata memiliki efek berganda terhadap perekonomian.

“Saya pesan pada masyarakat khususnya pelaku wisata untuk ramah dan selalu menebar kebaikan orang Kerinci. Kita buat semua wisatawan nyaman dan bahagia,” tutup Bupati dua periode ini. (Bjs/Jnf)