Beranda Akses Fasha Ungkap 3 Alasan Tak Jadi Maju di Pilkada Jambi 2020

Fasha Ungkap 3 Alasan Tak Jadi Maju di Pilkada Jambi 2020

Sikap Politik Syarif Fasha di Pilgub Jambi 2020 
Sikap Politik Syarif Fasha di Pilgub Jambi 2020 

JAMBI, AksesNews – Syarif Fasha telah menentukan sikap politiknya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jambi 2020. Wali Kota Jambi itu memilih tidak ambil bagian dalam pesta demokrasi tahun ini.

“Kami (Syarif Fasha-Asyafri Jaya Bakri), telah sepakat memutuskan untuk tidak ambil bagian dalam pesta demokrasi kali ini,” kata Fasha saat menggelar konferensi pers terkait sikap politiknya, Minggu (06/09/2020) siang.

Sebagaimana diketahui bahwa hari ini, Minggu 6 September 2020, merupakan hari terakhir pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi ke KPU Provinsi Jambi.

Fasha bersama Asyafri Jaya Bakri (AJB) juga terpanggil untuk mengabdi dalam ruang lingkup yang lebih luas lagi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, untuk maju dalam kontestasi ini.

Namun dalam perjalanannya, banyak terjadi berbagai dinamika dalam perjuangan tersebut, baik yang bersifat politis, maupun non politis, yang menyebabkan Fasha-AJB telah sepakat memutuskan untuk tidak ambil bagian.

Secara pribadi, Fasha memiliki beberapa alasan khusus, yang menyebabkan dirinya mengurungkan untuk ikut serta dalam kontestasi ini. Secara garis besar, ada beberapa alasan yang dapat diutarakan, diantaranya:

Pertama, dalam beberapa kurun waktu terakhir, Fasha sekeluarga mendapat cobaan dari Allah SWT, berupa menurunnya kondisi kesehatan putra bungsunya, yang cukup serius. Fasha telah melakukan upaya pengobatan dan pemulihan kondisi kesehatan, yang berlangsung hingga saat ini.

“Jujur saja, kondisi putra saya ini sangat menyita perhatian dan konsentrasi saya. Karena sebagai seorang ayah dan kepala keluarga yang sangat mencintai darah daging dan buah hati kami, ini adalah hal yang kami rasa cukup berat untuk dihadapi saat ini,” ucapnya.

Sampai saat ini, Fasha masih fokus untuk pemulihan kondisi kesehatan anaknya tersebut, yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Fasha mohon kerelaan dan keikhlasan hati seluruh lapisan masyarakat untuk mendoakan kesembuhan anaknya yang tercinta.

“Mohon pula doa, agar kami diberi kekuatan dan ketabahan dalam menjalani cobaan ini. InsyaAllah dengan doa tulus seluruh masyarakat, Allah SWT berkenan mengijabah doa kita semua,” harapnya.

Kedua, sebagaimana diketahui, bahwa ia bersama Wakil Wali Kota Jambi, baru memasuki tahun kedua periode kepemimpinannya di era Kota Jambi Terkini.

Walaupun pada periode kedua ini hanya melanjutkan sisa target pembangunan yang belum terselesaikan, Fasha masih mempunyai mimpi besar dalam pembangunan Kota Jambi tercinta ini.

“Kami mempunyai visi luar biasa untuk menjadikan Kota Jambi sebagai kota besar yang diperhitungkan tidak hanya dalam skala nasional, namun juga level internasional,” ungkapnya.

“Saya telah merintis itu semua setengah jalan. Rasanya sangat sayang jika mimpi itu tidak kami selesaikan dengan baik hingga akhir periode kepemimpinan kami yang masih menyisakan 3 tahun kedepan,” tambahnya.

Fasha berjanji, dalam 3 tahun kedepan, Kota Jambi akan melakukan lompatan besar dan kemajuan luar biasa, baik dari pembangunan infrastruktur, sosial kemasyarakatan, ekonomi, taraf hidup masyarakat dan pelayanan dasar masyarakat.

“Kota ini, akan menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. InsyaAllah itu akan kami wujudkan. Untuk itu, saya putuskan untuk tetap fokus menakhodai kepemimpinan Kota Jambi di sisa masa jabatan periode kedua ini hingga tahun 2023 yang akan datang,” tegasnya.

Ketiga, alasan kenapa dirinya mengeluarkan pernyataan sikap politik di masa-masa akhir jadwal pendaftaran pasangan calon, adalah juga karena menghargai rangkaian tahapan dan jadwal yang telah dibuat oleh KPU Provinsi Jambi.

Akhirnya, pada kesempatan ini, atas nama pribadi dan keluarga, dengan penuh ketulusan hati yang paling dalam, bersama AJB mengucapkan ribuan terima kasih atas kepercayaan, harapan, doa tulus, air mata, keringat dan bantuan semua pihak serta segenap masyarakat, dari Ujung Jabung hingga Telun Berasap.

“Yakinlah, kita akan tetap terus bersama, berjuang, bekerja dan berkarya di ruang pengabdian yang masih terbuka lebar. Kami yakin, perjuangan ini mungkin belum saatnya dilakukan pada waktu ini. Ijinkan untuk saat ini, saya tetap berjuang bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Pilih Pusako Batuah, Kota Jambi tercinta,” tutupnya. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi