Beranda Akses Karyawan Alfamart Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kosnya di Lorong Pepaya

Karyawan Alfamart Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kosnya di Lorong Pepaya

JAMBI, AksesNews – Seorang pemuda bernama Fikri (28), ditemukan tewas mengenaskan di kamar kosnya, yang berada di Lorong Pepaya, RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (05/09/2019) kemarin.

Diketahui, Fikri yang akrab disapa Syafi’i merupakan Warga Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, yang bekerja di Alfamart Kota Jambi dan pernah tercatat kuliah di Universitas Batanghari (Unbari). Jasad Fikri akan dilakukan otopsi untuk menentukan penyebab kematiannya.

Setelah itu, baru dilakukan penyelidikannya guna mengungkap kasusnya. Fikri diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan, pasalnya saat ditemukan terdapat empat luka tusuk di punggung belakang korban. Darah berceceran mengalir di lantai kamar yang telah menghitam.

Kondisi kamar korban berantakan dengan kasur yang tak beraturan, pakaiannya korban juga yang berserakan. Selain itu, di dalam kamar tersebut juga ditemukan benda keras seperti sepucuk pisau di samping kasur, sebuah martil dan tabung gas 3 kg.

Kapolsek Telanaipura Jambi, AKP Yumika, mengatakan, saat ini tim sedangkan melakukan penyelidikan kasus temuan korban yang tewas di dalam kamar kosnya, akibat luka tusukan di bagian tubuhnya dengan memintai keterangan dari beberapa teman dan kerabatnya.

“Dilihat dari kasus tersebut, ada dugaan korban dibunuh dan harta berharga milik korban berupa sepeda motor dan handphone tidak ditemukan. Saat ini pihak kepolisian telah selesai melakukan otopsi terhadap jasad korban,” kata Kapolsek Telanaipura AKP Yumika, Jumat (06/09/2019).

Sebelumnya, jasad Fikri diketahui setelah salah satu warga setempat membakar sampah di belakang rumah. “Awalnya ada tetangga bakar sampah, terus dia lihat ada lalat yang masuk ke dalam rumah lewat jendela,” kata Safrial pemilik kos, Kamis (05/09/2019).

Saat itu, dirinya terakhir kali melihat Fikri tiga hari yang lalu ketika hendak meminta uang kos. “Nanti tanggal 4 atau tanggal 5, ya Pak kata dia ngomong sama saya untuk bayar kos,” sebutnya.

Diketahui bahwa Fikri alias Syafi’i ini juga memiliki Facebook dengan nama yang manja, yakni “Syafi’i ketahuan Selingkuh”. Disana terlihat bahwa korban mengupload foto terakhirnya pada tanggal 2 September, dan terdapat sebuah foto yang sama dengan foto yang tertempel di dalam kamar kosnya.

Salah satu warga, Syahril (23) yang tinggal di sebelah kamar kosnya tersebut mengatakan, 2 hari sebelum korban ditemukan dalam keadaan tewas terdapat suara berisik di dalam kamar korban dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

“Ada waktu itu memang suara ketawa sama ngobrol-ngobrol lah, dia sama temannya. Tapi kami gak tau dia ngapain, terus kami tidur dak tau lagi ngapain,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian ada 4 luka tusuk, kuat dugaan Fikri menjadi korban perampokan. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap kasus tersebut. Sementara ini jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Raden Mattaher untuk dilakukan otopsi. (NJ)

DRadio 104,3 FM Jambi