Beranda News Hukum Kriminal Puluhan Ribu Benih Lobster Akan Dilepaskan

Puluhan Ribu Benih Lobster Akan Dilepaskan

JAMBI, AksesJambi.com – Personil KP.XXVI-2008 Ditpolair Polda Jambi mengamankan 18 kotak berisi benih lobster jenis Pasir dan jenis Mutiara, Minggu (5/8/2018) pagi.

Sebagaimana diketahui, bahwa Benih Lobster merupakan kepentingan kelestarian Sumber Daya Alam dan juga untuk warisan kepada anak cucu kedepan maka perlu dikendalikan.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi, Ade Samsudin mengatakan telah berkonsultasi kepusat bahwa Benih Lobster ini pada waktu dekat akan lepas liarkan di perairan Wilayah Pulau Pandan sekitar 22,5 km dari Pantai Muara Padang.

“Kita juga kerjasama dengan BPSPL, kemudian Lokak Konserpasi, juga BKIPM Padang dan Polair serta Polair Jambi juga ikut mengawal semuanya serta disaksikan oleh petugas yang ada disana,” jelas Ade.

”Lobster ini memang untuk dikonsumsi, sekarang berukuran 3 cm diperkirakan berusia 3 bulan. Kalau sudah besar kita harapkan seluruh masyarakat diindonesia ini lebih baik menjaganya. Kalau sudah ukuran dikonsumsi masyarakatkan bisa ekspor dengan harga yang lebih tinggi,” ujarnya.

DirPolair Polda Jambi, Fauzi Bhakti mengatakan, Benih Lobster jenis Mutiara dan Pasir yang diamankan oleh Ditpolair Polda Jambi ini dimuat dari mobil Suzuki APV warna hitam di Dermaga Blok A Desa Kuala Lagan Kabupaten TanjungJabung Timur ke pompong tanpa nama milik dari tersangka RX. Selanjutnya pelaku akan membawa benih Lobster tersebut ke perairan Ambang Luar Kuala Agan untuk dimuat lagi kedalam speedboat yang sudah menunggu diperairan tersebut.

Dari keterangan pelaku ini merupakan penyelendupan yang keempat. Asal barang masih didalami, berdasarkan info dari pemeriksaan, barang itu dari Jambi dan tujuan akan dikirim ke Singapura. kita juga masih mendalami siapa yang memiliki barang ini.

“Peran pelaku yang kita amankan ini sebagai pembawa saja atau kurir dengan bayaran 500 ribu rupiah perorang,” jelas Fauzi Bhakti, Senin (06/08/2018).

Selanjutnya, barang bukti yang berhasil diamankan iyalah 1 unit pompong tanpa nama mesin 40 PK, 16 box benih Baby Lobster jenis Pasir berjumlah 89.460 ekor, 2 box benih Baby Lobster jenis Mutiara berjumlah 3.385 ekor.

Tersangka diancam dengan Pasal 88 UU Nomor 45 Tahun 2009 jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal 1,5 milyar. (Alpin)