Beranda Akses Fachrori-Syafril Tawarkan Program Inkubasi Bisnis untuk Kaum Milenial Jambi

Fachrori-Syafril Tawarkan Program Inkubasi Bisnis untuk Kaum Milenial Jambi

JAMBI, AksesNews – Debat milenial pasangan calon (Paslon), Rabu malam 20.00 WIB, di salah satu televisi lokal Jambi pada Rabu (04/11/2020) mapam, berlangsung sengit. Setiap Milenial Paslon saling tawarkan program untuk kaum Milenial.

Milenial Paslon Fachrori-Syafril yang diwakili oleh Direktur Milenial FU-SN, Muhammad Arqon dan Srikandi Milenial Herlin Noviyanti tampil sangat meyakinkan. Mereka menawarkan program yang sangat menarik. Program tersebut, belum pernah ada sebelumnya.

“Kita tawarkan program inkubasi bisnis Milenial. Ini program sangat cocok untuk kaum milenial,” kata Arqon dalam debat malam kemarin.

Menurut kandidat Doktor muda ini, Program inkubasi bisnis merupakan cara baru untuk pemberdayaan Milenial. Dengan program ini, diyakini mampu menciptakan milenial-milenial kreatif yang siap bersaing dalam dunia Usaha.

“Inkubasi contoh sederhananya begini, ibarat telur ayam yang dieramkan. Harus ada kepastian, bahwa telur itu bisa menetas dengan baik. Setelah menetas, anak ayamnya bisa tumbuh dengan baik dan bisa mandiri secara sempurna. Itulah program inkubasi bisnis,” kata Arqon yang juga Ketua KNPI Provinsi Jambi.

Artinya ke depan, kaum milenial harus di-training, digambleng hingga dilatih sampai bisa menjadi pembisnis muda. Ia harus mampu membuka lapangan pekerjaan. Bukan sekedar mencari Kerjaan.

Untuk itu. Kata Arqon. Sudah waktunya kaum milenial mendukung program ini dan bergabung dengan kita (Milenial FU-SN) untuk meraih kemenangan ini. Inilah waktunya, program inkubasi bisnis Milenial ini hanya ada pada visi-misi Jambi Berkah.

“Sayang, kalau pilgub kali ini milenial cuma menjadi objek Politik atau penonton. Saya mengajak Milenial semua yang ada di Provinsi Jambi ini untuk bergabung bersama kami. Saya Garansi bahwa program ini, akan mendapat “Kapter merah” dari istana nanti. Karena dari situlah program inkubasi ini akan kita gerakkan dan sinergiskan dengan seluruh OPD/SKPD,” tegasnya.

Ikonik milenial FU-SN, Herlin Noviyanti menambahkan, bahwa saat ini kaum Milenial harus menjadi pelaku. Masa depan Milenial tidak hanya berada di birokrasi dengan menjadi PNS, tapi dunia usaha juga bagian dari masa depan kita (Milenial).

“Saya mengajak untuk milenial menjemput masa depan di dunia Usaha. Tidak cuma bersaing di dunia birokrasi ikut tes CPNS. Tapi, milenial-milenial harus juga ambil peran di dunia Bisnis. Kita tawarkan inkubasi bisnis sebagai jalan mudah bagi Milenial untuk berkembang dan maju dalam dunia usaha dan pemerintah harus hadir,” tegas aktivis Hukum Unja ini dalam debat kemarin. (Rls/*)

DRadio 104,3 FM Jambi