Beranda Akses Istri Sibuk Kerja, Suami Sering Nonton Film Porno, Anak Tiri Jadi Korban

Istri Sibuk Kerja, Suami Sering Nonton Film Porno, Anak Tiri Jadi Korban

JAMBI, AksesNews – Warga Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, AM yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang cukur tega menyetubuhi anak tirinya, karena sering menonton film porno di Handphone (HP) nya.

“HP pelaku kita amankan sebagai barang bukit, yang digunakannya untuk nonton film porno,” kata Kasubdit IV PPA Ditrektorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kompol Yuyan Priatmaja, di Mapolda Jambi Kamis (05/09/2019).

Kelakuan bejat sang bapak ini dilakukan sejak tahun 2017 lalu saat, T anak tirinya masih duduk dibangku Kelas 2 SD hingga Kelas 4 SD. “Dilakukan dirumahnya, saat ibu korban pergi atau sedang kerja,” ungkapnya.

Aksi bejat itu dilakukan kurang lebih sebanyak 10 kali oleh pelaku yang bekerja sebagai tukang cukur rambut. “Kalau pengakuannya 10, tapi kita akan dalami, anak itu sebelum berbuat dikasih tonton video porno dulu,” ucapnya.

Bahkan aksi bejatnya itu dilakukan saat malam hari. Saat sang istri tidur lelap. “Tidur bertiga kan, istri terlelap, kemudian pelaku memegang pantat korban dan memaksa korban,” katanya.

Baca: Garap Anak Tiri dan Tante Korban, Pelaku Juga Pernah ‘Main’ Bertiga Bersama Istrinya

Korban diancam jika berani mengadu akan dipukul. Korban juga diberikan uang sebesar Rp 5 ribu hingga 10 ribu. “Untuk jajan ke sekolah uangnya,” sebutnya.

Perbuatan tersangka terbongkar saat guru kelasnya melihat perubahan sikap yang tidak biasa di kelas, kemudian sang guru menanyakan kepada sang anak. “Terlihat murung, pendiam, dan akhirnya sang anak (korban, red) bercerita bahwa telah terjadi pencabulan terhadap dirinya, kemudian sang guru melaporkan kejadian itu,” ucapnya.

Baca: Ketua Umum PPP Terjaring OTT KPK, Tahun 2010 Kekayaannya Capai Sekitar 11,8 M

Atas perbuatan pelaku, dikenakan pasal 81 dan 82 UU nomor 35 tahun 2014, atas perbuatan UU RI nomor 23 tahun tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun kurungan penjara. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi